
Seorang guru di Surabaya mengajar secara hybrid. Dipta Wahyu/JawaPos
JawaPos.com–Tunjangan untuk guru swasta di Kota Surabaya masih belum tuntas. Berdasar data Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Swasta Erwin Darmogo, terdapat 10 ribu guru swasta yang terdaftar di Surabaya.
”Tunjangan profesi guru (TPG) masih kurang untuk triwulan keempat,” terang Erwin pada Kamis (25/11).
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti menyebut, TPG belum juga dibayarkan sejak September. Dari catatannya, sejak September, tunjangan untuk guru swasta tersebut tidak lagi diberikan ke guru yang berhak.
”Karenanya, saya berharap tunjangan perbaikan penghasilan kembali dicairkan. Sebab bagaimanapun juga, tambahan dari APBD untuk guru swasta ini sangat membantu,” papar Reni.
Menurut dia, hingga saat ini, masih banyak penghasilan guru utamanya di sekolah swasta yang jauh di bawah UMR. Sehingga, harus menjadi perhatian pada momen Hari Guru Nasional (HGN) 2021.
Politikus PKS itu mendorong pemkot menyiapkan upaya dan langkah-langkah strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Lebih khusus guru-guru swasta.
Dia menjelaskan, tunjangan perbaikan penghasilan Rp 1 juta pun sebenarnya belum menjamin penghasilan guru minimal UMR. Apalagi jika selama ini tidak dicairkan.
”Perlu disiapkan kebijakan pemkot agar bagaimana kemudian penghasilan guru jangan sampai di bawah UMR. Harus ada upaya solutif agar nasib guru di Kota Surabaya semakin sejahtera baik guru negeri maupun guru swasta,” terang Reni.
Dia menyebut, beberapa tahun lalu terdapat kebijakan terkait perbaikan penghasilan guru swasta. Meski pandemi, anggaran pendidikan harus terus jalan.
”Semestinya guru swasta yang belum mendapat tunjangan sertifikasi dan dengan kriteria tertentu memperoleh bantuan tunjangan perbaikan penghasilan dari APBD Surabaya. Namun berbulan-bulan macet, tolong perhatikan kesejahteraan guru,” ucap Reni.
Nominal yang akan diterima dari TPG senilai Rp 1 juta per bulan. ”Di samping itu terdapat tunjangan fungsional guru sebesar Rp 300 ribu yang saat ini juga macet,” papar Reni.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
