
Suasana simulasi penggunaan GeNose C19. Humas PT Angkasa Pura 1
JawaPos.com–Simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19, GeNose C19 dilakukan PT Angkasa Pura I (Persero) di Bandara Internasional Juanda pada Kamis (25/3). Sebelumnya, simulasi penggunaan GeNose C-19 lancar dilakukan di Bandara Internasional Jogjakarta pada Kamis (18/3).
Simulasi tersebut menjadi tahap persiapan yang dilakukan operator bandara sebelum GeNose C-19 diterapkan secara terbatas. Rencananya, alat deteksi itu diterapkan di empat bandara mulai 1 April. Bandara Internasional Juanda dan Bandara Internasional Jogjakarta termasuk dalam empat bandara tersebut.
”Setelah lancar dilakukan di Bandara Internasional Jogjakarta pada 18 Maret, hari ini (25/3) simulasi GeNose C-19 dilakukan di Bandara Internasional Juanda yang juga berjalan lancar. Semoga kelancaran simulasi penggunaan GeNose C-19 di dua bandara Angkasa Pura I akan membuat implementasi penggunaan GeNose C-19 pada 1 April berjalan mulus dan memberikan alternatif pilihan alat deteksi Covid-19 di bandara sebagai syarat perjalanan udara bersama tes swab antigen dan PCR,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.
Lokasi simulasi penggunaan GeNose C-19 di Bandara Juanda Surabaya terletak di lobi gedung terminal baru, di sisi timur Terminal 1. Dimulai sejak pukul 13.00 WIB, total terdapat 150 orang karyawan Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Juanda dan komunitas bandara mengikuti simulasi tersebut.
Dia menjelaskan, pada kegiatan simulasi tersebut, fasilitas dan peralatan yang disediakan yaitu 6 unit mesin GeNose, 500 kantong GeNose, 5 bilik pemeriksaan, area ruang konsultasi, ruang isolasi, 4 meja pengambilan hasil, sejumlah tenaga medis, sejumlah tenaga administrasi. Selain itu, petugas umum yang bertugas mengatur antrean, 150 kursi tunggu, 40 unit queline, dan 1 unit TV peraga.
”Pada implementasinya 1 April, Bandara Juanda akan menyiapkan 11 mesin GeNose C-19,” ujar Faik Fahmi.
Fahmi menambahkan, setelah dilakukan simulasi, dapat diperkirakan bahwa waktu layanan pemeriksaan GeNose C-19 yang dibutuhkan calon penumpang sejak pendaftaran hingga menerima hasil berkisar antara 20 hingga 30 menit.
”Untuk simulasi penggunaan GeNose C-19 selanjutnya dilakukan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 1 April,” tutur Faik Fahmi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/YY_Y0k9jyx4

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
