
Photo
JawaPos.com – Vaksinasi pada siswa sekolah terus dikebut. Rabu (21/7) giliran siswa-siswa SMP Kr. Gloria 1 kebagian jatah vaksin. Sebanyak 500 dosis vaksin Sinovac diberikan bagi siswa jenjang kelas VII hingga IX.
Seperti pelaksanaan vaksinasi biasanya, siswa terlebih dahulu diminta melengkapi berkas dan data diri. ”Sejak awal sudah diinfo ada consent form yang harus diisi, perlu dibawa juga kartu pelajar dan kartu keluarga,” ucap Kepala SMP Kr. Gloria 1 Kim Ruthie.
Alur pemberian vaksin dibuat seefisien-efisiennya. Pengelola sekolah membuka dua pintu gedung sekolah untuk pintu keluar dan pintu masuk. ”Semi-drive-thru ya. Jadi, siswa turun untuk pemeriksaan awal, kemudian suntik,” ucap Kim. Selanjutnya, siswa bisa langsung naik kendaraan di pintu keluar, tepat di belakang meja vaksin.
Lokasi yang digunakan adalah lorong sekolah dan lapangan terbuka untuk pemeriksaan dan penyuntikan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tak ada kerumunan di ruang tertutup. Jarak antarmeja juga lebih lebar. Dalam waktu 10 menit, siswa sudah bisa menyelesaikan administrasi, pemeriksaan awal, dan penyuntikan. ”Bahkan lima menit juga bisa kalau tidak ada antrean,” imbuh Kim.
Empat vaksinator dikerahkan dari Puskesmas Dukuh Kupang, Klinik Abdi Mulia, dan perawat UKS sekolah. Selanjutnya, pemantauan KIPI dilakukan di rumah. Setelah penyuntikan, siswa bisa langsung pulang. ”Nanti orang tua bisa langsung info ke sekolah jika ada keluhan,” jelasnya. Meski begitu, Kim cukup optimistis bahwa KIPI bakal minimum. Pengguna vaksin Sinovac sudah cukup banyak dan belum ditemukan KIPI memberatkan.
Vaksinasi siswa SMP tersebut dihelat dalam satu hari saja. Sebelumnya, tim satgas sekolah merencanakan dua hari kegiatan vaksinasi. ”Tapi, SDM yang ada memang terbatas. Jadi, kita awalnya hanya sampai pukul 12.00, dibuka jadi hingga 15.00 untuk semua kelas,” tutur perempuan berambut ikal itu. Pihaknya juga meminta siswa untuk ikut berkampanye tentang pentingnya vaksin di tengah wabah. ”Beruntung, semuanya antuias,” sambung Kim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022