
MEMPERTANGGUNGJAWABKAN PERBUATAN: Fairus, majikan penganiaya ART, ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Surabaya. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com – Fairus (FR) menuai getah dari tindakan kejamnya. Majikan yang dilaporkan menganiaya asisten rumah tangganya itu dijebloskan ke penjara. Dia langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, penahanan itu didasari sejumlah faktor. Di antaranya, sikap tersangka selama penyelidikan berlangsung. ’’Yang bersangkutan tidak jujur,” kata Oki Rabu (19/5).
Fairus, lanjut dia, awalnya berkilah tidak pernah menganiaya Elok Anggraeni Setyawati, asisten rumah tangganya. Namun, belakangan pengakuannya berubah. Dia mengaku pernah sekali memukulnya.
Tersangka menyebut pemukulan itu terjadi pada 6 Mei. Beberapa saat sebelum memasukkan Elok ke liponsos. ’’Hanya sekali pengakuannya. Dengan tangan kosong. Namun, keterangan dari korban sudah sering mendapat perlakuan seperti itu,” kata Oki.
Menurut dia, aksi penganiayaan tersebut diduga memang lebih dari sekali. Dasarnya adalah keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa. Juga, hasil visum korban.
’’Karena itu, patut diduga tersangka tidak kooperatif sehingga kami tahan untuk mempermudah penyidikan,” paparnya.
Berdasar pendalaman penyidik, penganiayaan terhadap korban ditengarai tidak hanya dilakukan dengan tangan kosong. Fairus juga menggunakan sejumlah peralatan ketika memukul. Misalnya, slang, sapu, dan pipa. Bahkan, korban diduga pernah disetrika pada bagian tangan dan paha. ’’Bisa dibilang tidak manusiawi,” tuturnya.
Oki menambahkan, keterangan korban yang mengaku pernah diminta tersangka makan tahi kucing juga sudah didalami. Menurut salah seorang saksi yang diperiksa, peristiwa itu memang pernah terjadi. ’’Bisa dibayangkan betapa kejamnya,” ungkapnya.
Disinggung motif tersangka, dia menyebut latar belakang penganiayaan adalah rasa kesal. Fairus melampiaskan emosinya dengan cara tersebut. Misalnya, saat bermasalah dengan kehidupannya sendiri atau mendapati pekerjaan korban tidak beres.
Oki menjelaskan, tersangka belum mengakui penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban dengan peralatan. Fairus bersikukuh baru sekali memukul. ’’Hak yang bersangkutan untuk menyangkal. Yang pasti, kami sudah mengantongi alat buktinya,” ucap polisi dengan dua melati di pundak tersebut.
Baca Juga: 99,49 Persen Orang Kebal Covid-19 Usai Disuntik Sinovac
Seperti diberitakan, polisi mengusut perkara itu setelah mendapat informasi adanya kejanggalan pada penghuni liponsos. Elok, penghuni itu, mengaku sering disiksa majikannya. Dia difitnah tidak waras sehingga dimasukkan ke liponsos.
NESTAPA SEORANG ELOK
- Elok Anggraini Setyawati menjadi asisten rumah tangga di rumah Fairus sejak April 2020. Dia mengajak anak tunggalnya yang berusia 10 tahun untuk tinggal di rumah majikan karena suami bekerja di Malaysia.
- Fairus sering menganiayanya ketika kesal. Bukan hanya dengan tangan kosong. Melainkan juga dengan slang dan pipa. Bahkan, Elok pernah disetrika. Elok juga sempat diminta memakan tahi kucing.
- Elok tidak pernah mendapat bayaran Rp 1,5 juta setiap bulan seperti perjanjian awal.
- Elok dimasukkan majikannya ke liponsos dengan alasan gangguan jiwa beberapa waktu lalu. Namun, petugas medis yang memeriksanya tidak menemukan adanya ciri gangguan jiwa. Elok pun mengungkapkan cerita pahit yang dialaminya sehingga masuk liponsos. Kejadian yang menimpanya kemudian diusut polisi.
Sumber: Polrestabes Surabaya

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
