
Ketua Umum PSI Grace Natalie ditemui di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Minggu (19/1). (Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak mau ketinggalan dengan Pilwali Surabaya 2020. Dengan memiliki modal empat kursi di DPRD setempat, partai yang dikomandoi Grace Natalie itu menggelar konvensi calon wali kota (cawali) Surabaya.
Alhasil hingga Minggu (19/1), Ketua Umum PSI Grace Natalie menyebut, untuk konvensi Pilwali Surabaya terdapat 14 peserta.
"Total 14 orang. Dari PSI empat, sisanya 10 orang mengikuti konvensi. Ini dilakukan untuk menjaring calon kepala daerah Pilkada 2020," kata Grace Natalie di kantor PSI, Jakarta Pusat, Minggu (19/1). Sayangnya, Grace tidak merinci 14 sosok yang mengikuti konvensi tersebut.
Grace menyebut, di DPRD Kota Surabaya PSI memiliki perwakilan empat kursi. Jumlah itu diakui sangat sedikit dan tidak bisa mengusung pasangan calon wali kota sendiri. Harus berkoalisi dengan parpol lain. Langkah itu tengah dipersiapkan.
Dalam kesempatan itu, kata Grace, untuk 14 peserta konvensi bakal cawali Surabaya dari PSI nantinya diputuskan satu orang oleh tim indepenen. Peserta yang dianggap layak nantinya dikomunikasikan dengan parpol lain untuk diusung.
Adapun tim independen yang menjadi penyeleksi akan menilai beberapa kriteria dari bakal cawali Surabaya tersebut. Di antaranya terkait tata kelola pemerintahan, demokrasi, intoleransi, antikorupsi, dan kriteria lainnya.
Sementara itu, Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menyatakan, peserta yang mengikuti proses seleksi di PSI harus mempunyai nilai lebih dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Setidaknya harus setara dengan Risma.
"Bagaimana membuat level mereka itu minimal sama dengan Wali Kota sekarang dan itu tidak mudah," terang Djayadi.
Djayadi menyebut, mereka yang mengikuti seleksi melalui PSI telah berani untuk membangun Kota Surabaya menjadi lebih baik lagi. Bahkan, mereka datang dari berbagai macam latar belakang. "Calon-calon yang maju ini lebih berani. Bu Risma kadarnya itu udah tinggi banget," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
