
ANTON DELIANTO Kepala Kejari Surabaya
Beragam cara dilakukan untuk menguasai tanah secara ilegal. Termasuk aset Pemkot Surabaya. Para jaksa akhirnya mengurainya.
---
KAMIÂ bisa mewakili pemerintah dalam penanganan perkara perdata maupun tata usaha negara sesuai amanat undang-undang. Tugas kami sebagai jaksa pengacara negara. Sepanjang tahun lalu kami berhasil menyelamatkan aset Pemkot Surabaya senilai Rp 310 miliar hingga kami mendapatkan penghargaan dari pemkot.
Aset pemkot yang belum disertifikatkan menjadi celah bagi pihak lain untuk menempati dan menguasai tanah tersebut. Kalau orang sudah lama menempati, mereka merasa sudah memiliki. Kami bisa menempuh upaya nonlitigasi dan litigasi untuk menyelesaikannya. Pertama, yang kami lakukan upaya nonlitigasi dahulu. Kami telusuri asal-usul tanah itu. Apa dasar pemkot memiliki aset tersebut? Setelah itu, kami undang orang yang menguasai tanah tersebut untuk mediasi.
Sebagian upaya nonlitigasi berhasil. Orang tersebut menyerahkan secara sukarela aset pemkot yang sebelumnya dikuasai. Jika masih tidak ada titik temu, kami menempuh cara litigasi dengan mengajukan gugatan ke pengadilan. Begitu pula sebaliknya.
Ketika mereka tidak puas dan menggugat pemkot, jaksa pengacara negara mewakili pemkot.
Kami adu bukti di pengadilan. Sering kali mereka juga punya sertifikat. Misalnya, SDN Ketabang Kali. Mengapa ada orang yang merasa memiliki aset tersebut dan punya sertifikat? Sebab, ada oknum yang bermain sehingga penguasaannya menjadi beralih. Sejak zaman Belanda, aset tersebut sudah diperuntukkan sebagai sekolah. Tiba-tiba muncul orang yang menguasai tanah dan mengaku memiliki tanah itu.
Terjadi gugat-menggugat. Kami telusuri asal-usulnya. Kami cek hingga kembali ke zaman Belanda.
Akhirnya, sengketa tanah itu dimenangkan pemkot. Kami berhasil mengembalikan aset SDN Ketabang Kali ke pemkot. Masih banyak modus lain. Dulu orang tuanya sudah menjual tanah ke pemkot, tetapi ahli warisnya masih merasa memiliki dan menggugat pemkot ke pengadilan. Ada juga yang sudah menjual ke pemkot, tetapi menjualnya lagi ke pihak lain.
Ada pula yang menempati tanah aset pemkot dengan mendirikan warung dan menjadikannya tempat tinggal. Mereka menolak ketika disuruh pergi. Taman Hiburan Rakyat (THR) sebelumnya sempat berubah fungsi menjadi tempat tinggal. Sekarang sepenuhnya sudah dalam penguasaan pemkot.
Aset-aset pemkot yang lain juga berhasil kami kembalikan. Yakni, aset di Lidah Kulon, Yos Sudarso 15, aset di daerah Kebraon, perkara tukar-menukar dengan KKI, aset di Medokan Ayu, dan Jalan Kenjeran 254.
Selain itu, aset di Jalan Jemur Andayani, Jalan Penerbangan Sipil 2, SMPN 24 Surabaya, dan Sumur Welut. Kami berharap pemkot segera menyertifikatkan aset-asetnya supaya jelas dan tidak dikuasai pihak ketiga.
Dalam perkara pidana umum, sengketa tanah terjadi antara perorangan. Modus mafia tanah beragam. Misalnya, dia jual beli tanah dengan orang. Dia merupakan pembeli. Penjual menyerahkan kepada notaris. Dia yang mengaku sebagai pembeli meminjam sertifikat tersebut. Lalu, menjualnya lagi ke pihak lain. Padahal, dia belum membayar pembelian dengan penjual yang pertama. Ada juga yang memberikan keterangan palsu dan sebagainya.
Baca Juga: Covid-19 Meningkat, Pemkot Surabaya Tunda Dulu Pertemuan Tatap Muka
Modus lainnya, mereka bekerja sama dengan oknum untuk memalsukan sertifikat. Terjadi penyerobotan tanah. Sertifikatnya setelah dicek, lokasinya berbeda. Ada juga yang sertifikatnya tidak terdaftar. Sering kali dalam sengketa tanah ada permainan-permainan oknum. Masyarakat harus mengecek asal-usul tanah sebelum memutuskan untuk membelinya. Dicek dulu di kelurahan hingga di kantor pertanahan.Â
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Los Che Bisa Kesulitan di Kandang!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Novel Baswedan Soroti Dugaan Kompromi Penyelidikan KPK di Kabupaten Bogor
Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Sevilla di Liga Spanyol 2026/2027: Los Leones Diunggulkan Menang
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
