
HUT KE-63 PUSPENERBAL: Helikopter memberikan bantuan saat terjadi baku tembak dalam simulasi pengamanan NKRI kemarin. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com - Beragam atraksi menyemarakkan puncak peringatan HUT Ke-63 Pusat Penerbangan TNI-AL (Puspenerbal) Senin (17/6). Setelah upacara di apron hanggar Pangkalan Udara TNI-AL (Lanudal) Juanda, kekuatan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki Puspenerbal dipamerkan dalam acara tersebut.
Langit Juanda tiba-tiba menjadi bising. Satu per satu armada pesawat terbang dengan ketinggian rendah. Pengemudi bermanuver sekaligus menunjukkan keahlian mengendalikan pesawat. Tak lama, ancaman muncul di tengah perairan yang digambarkan di antara landasan pacu Bandara Juanda.
Dengan sigap, lima armada helikopter datang untuk memberikan bantuan. Di dalamnya sudah siap prajurit yang dibekali kemampuan penyergapan di dalam air. Baku tembak pun lama terdengar. Sebagai pemungkas, bom penghancur kapal selam dilontarkan tepat mengenai titik pertahanan musuh. ”Semua ini adalah simulasi untuk mengamankan wilayah NKRI jika sewaktu-waktu ada ancaman,” ungkap Komandan Puspenerbal Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan.
Sejumlah aksi terjun payung juga ditampilkan. Sebanyak 10 penerjun turun secara bergantian. Kemudian, disusul tiga penerjun yang masing-masing membawa bendera satuan dan bendera Merah Putih. Aksi tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah tamu dan beberapa warga sekitar yang turut hadir.
Dwika menambahkan, sebagai salah satu kekuatan di TNI AL, pihaknya akan terus mendukung operasi dalam rangka mengamankan wilayah NKRI. Selain itu, upaya tersebut didukung dengan pengadaan alutsista yang terus ditambah. Kado terbaru Puspenerbal adalah pesawat Casa CN 235-220 yang didatangkan pada bulan lalu. ”Dengan penambahan alutsista ini, Puspenerbal berharap bisa menjawab tantangan-tantangan terkait operasi dan pengamanan wilayah negara. Juga, mendekatkan diri kepada masyarakat agar kekuatan yang dimiliki makin solid,” lanjutnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
