
SEPI: Penumpang menaiki bus kota di Terminal Purabaya, Sidoarjo, Minggu (11/9). Jalur bus berbagai jurusan dalam Kota Surabaya kosong. Yang tersisa bus kota jurusan Bungurasih ke Jembatan Merah berkode P 05. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Beberapa awak DAMRI yang terkena penutupan trayek mulai dialihkan ke trayek Trans Jatim. Termasuk bus yang beroperasi di Gapura Surya Nusantara (GSN). Meski begitu, awak bus berharap trayek baru bus P4 yang direncanakan hingga ke Bangkalan itu bisa segera beroperasi.
Hampir dua minggu jalur trayek bus DAMRI P8 dan P4 dihentikan. Akibatnya, puluhan awak bus tidak beroperasi. Pemasukan mereka pun berkurang. Jika dulu mendapat 7 persen dari setoran, sekarang sudah pasti tidak. ”Kalau enggak narik, ya enggak dapat,’’ kata Rifai, koordinator kedua trayek, Minggu siang.
Dia menuturkan, beberapa hari terakhir beberapa awak bus yang terdampak mulai masuk ke Trans Jatim. Hanya, belum secara resmi. Mereka masih ikut di armada untuk mengetahui titik pemberhentian bus. Dengan demikian, mereka tidak salah saat mengambil atau menurunkan penumpang.
Selain itu, beberapa lainnya mulai beroperasi di GSN. Rifai sendiri Minggu kemarin mulai mengambil penumpang di sana. Hanya, jadwalnya menunggu jika ada kapal besar yang bersandar.
Ada beberapa pilihan yang diberikan manajemen. Selain beroperasi di dua trayek tersebut, ada juga yang akan ditempatkan di jalur trayek baru. Yakni, rute Purabaya–Bangkalan. Trayek itu perpanjangan dari bus DAMRI P4. Rencana tersebut muncul karena jumlah penumpangnya masih banyak.
Hanya, kata Rifai, waktunya belum diketahui. Komunikasi dilakukan dengan berbagai pihak. Mulai Dishub Bangkalan hingga sopir lin yang ada di sana. Tujuannya, menghindari konflik. ”Awak bus yang asli sana juga diminta untuk mengoneksikan dengan pengemudi lin,’’ ucapnya.
Wacana perpanjangan rute itu sudah diketahui masyarakat. Salah satunya kondektur bus P5, Feri Kiswanto. Dia menuturkan, penumpang dari Purabaya ke Tanjung Perak masih banyak. Sebab, bus P4 adalah akomodasi paling cepat menuju ke sana. ”Kalau Senin ramai penumpangnya,’’ ucapnya kemarin siang.
Karena trayeknya tidak ada, lanjut dia, penumpang beralih ke bus P5. Akibatnya, jumlah penumpang naik sampai 40 persen.
Suwahno, ketua jalur P4 bus DAMRI, berharap rute perpanjangan itu bisa segera beroperasi. Meskipun paling tidak baru jalan sebulan ke depan.
Ada beberapa proses yang harus dilalui. Yang paling rawan adalah komunikasi dengan pihak angkot yang ada di sana. ”Ini perlu hati-hati agar tidak sampai ada konflik,’’ ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
