Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2020 | 03.17 WIB

Hasil Evaluasi Sementara UTBK Tahap 1, LTMPT Minta Cegah Kerumunan

Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Minggu (5/7/2020). UNJ sebagai salah satu Pusat UTBK Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menyelenggarakan ujian dalam dua tahap yakni pada tanggal 5-12 Juli 202 - Image

Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Minggu (5/7/2020). UNJ sebagai salah satu Pusat UTBK Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menyelenggarakan ujian dalam dua tahap yakni pada tanggal 5-12 Juli 202

JawaPos.com–Tahap 1 UTBK di Surabaya masih berlangsung dan akan berakhir pada Selasa (14/7). Hingga Jumat (10/7), UTBK telah diikuti 12.911 peserta. Menjelang berakhirnya tahap 1 Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Selasa (14/7), beberapa evaluasi dicatat Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Unair. Salah satunya terkait cara LTMPT mencegah persebaran Covid-19.

Menurut Ketua Panitia UTBK Unair Junaedi, pengaturan arus masuk dan keluar kampus menjadi perhatian utama. ”Harapannya tidak ada lagi penumpukan orang atau kerumunan di gerbang saat pengecekan suhu dilakukan. Sehingga hal itu perlu menjadi perhatian khusus,” ujar Junaedi pada Jumat (10/7).

Dia mengatakan, pemberian informasi tentang rapid test harus lebih masif dilakukan. Peserta ujian juga harus lebih memperhatikan kelengkapan. Terutama surat hasil rapid test sehingga tidak sampai terlambat mengikuti ujian. ”Karena rapid test dilakukan secara onsite di lokasi ujian,” tuturnya.

Selain itu, Junaedi berharap, peserta yang reaktif memiliki kesadaran dan disiplin untuk melakukan isolasi mandiri. Pada tahap kedua, pihaknya akan lebih berfokus pada rapid test onsite yang tetap diberikan kepada peserta UTBK. ”Rapid test onsite tetap diberikan pada peserta yang kesulitan akses pemeriksaan rapid atau PCR atau dari keluarga tidak mampu,” ujar Junaedi.

Sementara itu, pada Jumat (10/7), dari 1.167 peserta yang terdaftar mengikuti tes, sebanyak 1.058 peserta hadir dan 109 tidak hadir. Dari hasil rapid test, 16 peserta reaktif. ”Peserta reaktif akan disarankan untuk melakukan isolasi mandiri sekaligus mengajukan surat untuk relokasi jadwal. Salah satu syarat mengajukan relokasi adalah melampirkan surat hasil reaktif rapid test,” terang Junaedi.

Junaedi menambahkan, sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk dilakukan selama UTBK berlangsung. Seperti menyediakan wastafel, mewajibkan jaga jarak, dan melarang peserta ujian masuk ruang tanpa masker.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=RdXVJOUGoD4

 

https://www.youtube.com/watch?v=sWI3SvfFOz8

 

https://www.youtube.com/watch?v=hICI2WdzC8c

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore