Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Februari 2021 | 21.38 WIB

Pemprov Jatim Masih Kekurangan Vaksin

Pelaksanaan vaksinasi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestiano Dardak pada Kamis (14/1). Rafika Yahya?JawaPos.com - Image

Pelaksanaan vaksinasi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestiano Dardak pada Kamis (14/1). Rafika Yahya?JawaPos.com

JawaPos.com–Dosis vaksin Covid-19 Sinovac masih belum memenuhi kebutuhan untuk vaksinasi tenaga kesehatan. Per Rabu (10/2), tercatat masih ada 230.293 orang tenaga kesehatan, yang seharusnya menerima vaksinasi.

Hal itu diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur Herlin Ferlian. Sebagai solusinya, Herlin berencana akan meminta ke pemerintah pusat.

”Masih ada sasaran yang kurang vaksinnya. Jadi vaksin turun 371.720 vial untuk 185.860 orang. Sedangkan jumlah total sasaran 230.293 orang. Sehingga masih kekurangan 104.252 vial. Untuk dua kali suntikan,” tutur Herlin pada Rabu (10/2).

Untuk itu, pihaknya akan meminta 104.252 dosis vaksin kepada pemerintah pusat. Vaksin tersebut akan dialokasikan untuk sekitar 50 ribuan tenaga kesehatan.

Hanya saja, lanjut Herlin, proses vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan di Jawa Timur belum rampung. Hanya beberapa daerah yang siap melakukan vaksinasi tahap kedua.

”Sebanyak 90,89 persen untuk vaksinasi tahap pertama. Lalu beberapa kabupaten/kota, Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo mulai vaksinasi kedua, sejumlah 16.863, atau 9,98 persen, tenaga kesehatan. Semoga minggu ketiga, selesai,” ujar Herlin.

Herlin menegaskan, Pemprov Jatim akan mempercepat vaksinasi. Pasalnya, masih banyak kelompok masyarakat yang juga harus segera menerima vaksinasi Covid-19.

”Kelompok ini dibuat sebagai respons kedatangan vaksin secara bertahap. Bukan berarti seseorang diutamakan daripada yang lain. Makanya dihitungnya berdasar risiko. Sehingga kita akan ngebut sekali,” tutur Herlin.

Setelah tenaga kesehatan, lanjut Herlin, pihak yang bakal menerima vaksin Covid-19 Sinovac adalah profesi pelayan publik. Di antaranya, polisi, TNI, guru, petugas PDAM, jurnalis, dan driver ojek.

”Sekarang masih mendata. Insya Allah akan dilaksanakan imunisasinya pada minggu ketiga Februari,” terang Herlin.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=hi3E6AouYE4

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore