Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 November 2020 | 00.34 WIB

Rusak akibat Demo Rusuh, Pemkot Batal Resmikan Alun-Alun Bawah Tanah

DALAM PROSES: Sejumlah pekerja mulai menggali tanah untuk Alun- Alun Suroboyo. Selama enam bulan ke depan, para pekerja ini akan membuat terowongan bawah tanah di Balai Pemuda. (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

DALAM PROSES: Sejumlah pekerja mulai menggali tanah untuk Alun- Alun Suroboyo. Selama enam bulan ke depan, para pekerja ini akan membuat terowongan bawah tanah di Balai Pemuda. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

JawaPos.com–Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk meresmikan alun-alun bawah tanah di Balai Pemuda Surabaya pada Selasa (10/11) batal. Salah satu penyebabnya karena pembangunan sempat terhenti dan kerusakan akibat kerusuhan saat unjuk rasa Omnibus Law beberapa waktu lalu.

Senin (9/11), Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya Iman Krestian membenarkan kabar penundaan peresmian itu. Dia mengatakan pembangunan terus berjalan.

”Akhir tahun selesai. Jadi harapannya akhir November 2020 sudah selesai pengerjaan,” tutur Iman.

Iman menyayangkan penundaan pembangunan yang terjadi akibat kerusuhan saat demo tolak Omnibus Law pada Oktober lalu. Bila tak ada kerusuhan, peresmian bisa segera dilakukan.

”Kemarin pembangunan sempat terhenti. Ada beberapa yang rusak. Jadi kita menunggu perbaikan. Akhirnya peresmian ditunda. Harusnya bisa ngebut tapi terpaksa ditunda,” jelas Iman.

Saat ini, lanjut Iman, sedang melakukan kalkulasi atas kerusakan dan perbaikannya. Beberapa di antaranya adalah memperbaiki tanaman serta kaca. ”Sekarang masih dihitung lagi, karena ada yang rusak dan harus diganti. Contohnya ada lampu, splingker taman, beberapa tanaman, dan beberapa kaca-kaca yang rusak,” imbuh Iman.

Iman mengungkapkan, pihaknya tidak hanya memperbaiki fasilitas yang rusak. Pasca demo tersebut usai, DPRKPCKTR juga sempat belum berani memasang kaca. Sebab, khawatir ada demo atau bentrokan susulan dari pengunjung rasa. Terlebih lagi, ada informasi soal aksi demonstrasi lanjutan.

”Jadi pemasangan kaca belum bisa. Antisipasi masih ada lempar-lemparan. Takutnya rusak,” ucap Iman.

Dia menegaskan, pembangunan saat ini sudah mencapai 97 persen. Tinggal finising beberapa fasilitas saja. ”Bawah sudah selesai. Sekarang lagi pemasangan travelator, lift. Selain itu, membangun selubung konstruksi penutupnya travelator dan elevator. Itu lagi proses pemasangan,” terang Iman.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=4SjIS4Tfs9A

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore