Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 September 2020 | 23.48 WIB

Jumat, Jembatan Joyoboyo Tersambung

TERUS BERJALAN: Sejumlah pekerja menyelesaikan konstruksi jembatan yang menghubungkan dua sisi Kali Jagir. (Frizal/.Jawa Pos) - Image

TERUS BERJALAN: Sejumlah pekerja menyelesaikan konstruksi jembatan yang menghubungkan dua sisi Kali Jagir. (Frizal/.Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemkot menargetkan, jembatan Joyoboyo harus rampung November. Kini pengerjaan jembatan sepanjang 150 meter itu terus dikebut. Empat hari ke depan atau Jumat (11/9), sambungan beton jembatan diprediksi kelar.

Senin (7/9) para pekerja bersiap menggeser launching gantry (gantry peluncur) ke utara. Rangkaian baja itu digunakan untuk menyambung voided slab, balok beton konstruksi bentang jembatan. ’’Tinggal 18 meter lagi yang belum terpasang,’’ ucap Topan, pelaksana proyek.

Setelah gantry peluncur digeser, pekerja langsung memasang balok beton. Rencananya, pemasangan yang menyambungkan 27 balok itu selesai dalam waktu empat hari. Setelah itu, sambungan antarbalok dan lubang-lubang di bawahnya dicor.

Voided slab atas akan dilapisi cor setinggi 15 sentimeter. Prosesnya membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Setelah dicor, dilanjutkan proses pematangan beton yang membutuhkan waktu dua pekan.

’’Pengecoran selesai, baru pengerjaan jalur pedestrian jembatan dan ornamennya,’’ ucapnya. Jembatan Joyoboyo memang dilengkapi jalur pedestrian di kanan-kirinya. Jalur tersebut juga akan dibatasi kaca yang berhias ornamen khas Surabaya.

Tak sekadar sebagai jalur lalu lintas ke Gunungsari, jembatan Joyoboyo juga dibuat dengan konstruksi estetis. Area jembatan dilengkapi dengan taman dan air mancur. Semuanya sekarang sedang dikerjakan.

Air mancur, misalnya. Pengecoran dinding dan lantainya sudah selesai. Tinggal memasang alat untuk menyemburkan air. Muncratan airnya memang tidak tinggi, hanya sekitar 1 meter. Menariknya, air mancur dilengkapi dengan teknologi air kabut seperti di Balai Pemuda.


Lalu, kapan jembatan bisa rampung? Topan menyebut sesuai target kontrak sebenarnya selesai akhir tahun ini. Namun, pemkot meminta selesai November. Lebih cepat sebulan. Kontraktor saat ini mempercepat pengerjaan untuk mencapai target tersebut.

Jalur pedestrian mulai dikerjakan awal Oktober dan diprediksi selesai dalam waktu sebulan. Setelah itu, baru pengerjaan tahap akhir. Yakni, pengaspalan jembatan. ’’Untuk pengaspalan, waktunya tidak lama. Tapi, akan kami kerjakan paling akhir setelah konstruksi selesai,’’ tuturnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=RPkFvq3ueIE

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore