Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2020 | 03.14 WIB

Zona Kuning, Risma Tegaskan Protokol Kesehatan Harus Tetap Dilakukan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan penanganan Covid-19  pada Minggu (15/3). Humas Pemkot Surabaya/Antara - Image

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan penanganan Covid-19 pada Minggu (15/3). Humas Pemkot Surabaya/Antara

JawaPos.com–Surabaya dinyatakan sebagai zona kuning pada Rabu (7/10). Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Wali kota meminta masyarakat Surabaya tetap menerapkan protokol kesehatan.

”Kemarin terus terang saya bingung. Sekarang alhamdulillah, sudah menjadi kuning,” kata Risma.

Meski demikian, wali kota tetap mengimbau agar masyarakat tetap mendisiplinkan protokol kesehatan. Agar Kota Surabaya bisa menjadi pulih kembali dan virus tidak lagi terdeteksi.

”Makanya kita di Surabaya harus terapkan protokol (kesehatan) meskipun kondisinya sudah kuning,” ucap Risma.

Menurut dia, protokol kesehatan penting. Tidak hanya untuk mengurangi persebaran Covid-19, namun juga untuk meningkatkan perekonomian warga. ”Supaya ekonominya bisa jalan, kalau jalan artinya kita bisa mengakses perekonomian, bisa kerja kembali dan seterusnya,” tutur Risma.

Risma juga mengaku sempat merasa sulit menangani pandemi. Kala itu, dia tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan masalah kesehatan, namun juga perekonomian. ”Waktu itu sempat ada PSBB gelombang kedua. Kemudian saya tolak. Saya takut ekonomi nggak bisa berjalan. Jadi tanpa PSBB, kami coba kendalikan. Covid-19 itu bisa kami tangani, ternyata ekonomi bisa berjalan dengan baik kemudian penyakit juga dengan baik,” ujar Risma.

Sementara itu, dari laman peta sebaran Covid-19 pusat, Kota Surabaya berisiko sedang atau masih berstatus zona oranye. Sedangkan, di peta sebaran Covid-19 Jawa Timur, Surabaya juga masih termasuk kedalam zona oranye. Status tersebut pun berdasar data per Selasa (6/10). Jika dilihat dari laman https://lawancovid-19.surabaya.go.id/, data per 6 Oktober, Kota Surabaya memiliki 14.683 kasus dan ada 13.125 pasien dinyatakan sembuh.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=c6o3g67Fr_8&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore