Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 November 2020 | 21.48 WIB

Seratus Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

Ilustrasi: CHIS/JAWA POS - Image

Ilustrasi: CHIS/JAWA POS

JawaPos.com – Pemkot Surabaya mengklaim memiliki jurus ampuh melawan virus korona jenis baru. Yaitu, menggeber testing berupa uji usap masif. Hasilnya, makin banyak kelurahan yang bebas Covid-19.

Akhir pekan lalu, ada 95 kelurahan di wilayah Kota Pahlawan yang dinyatakan nol kasus korona. Kini jumlahnya kembali bertambah mencapai 100 kelurahan.

Tambahan lima kelurahan itu tersebar di wilayah barat. Yakni, Kelurahan Manukan Wetan, Banjar Sugihan, Kandangan, Romokalisari, dan Lontar. Lima kawasan tersebut dinyatakan hijau sejak 4 November.

Kepala Bagian Humas Febriadhitya Prajatara menjelaskan, setiap hari pemkot melakukan monitoring untuk melihat persebaran virus korona.

Hasilnya, Surabaya terus membaik. ”Kelurahan nol kasus Covid-19 terus bertambah,” paparnya.

Keberhasilan membendung persebaran virus yang kali pertama ditemukan di Wuhan, Tiongkok, tersebut merupakan hasil kerja pemkot, satgas penanganan Covid-19, serta warga setempat. Ketiganya bergotong royong melawan pandemi tersebut.

Pemkot dan satgas menggeber uji usap alias swab test. Warga yang dinyatakan positif Covid-19 segera menjalani perawatan. Sejurus kemudian, tracing dilakukan untuk mencari warga lain yang terinfeksi.

Disiplin merupakan kunci keberhasilan. Berdasar hasil telaah pemkot, 100 kelurahan yang nol kasus korona itu terus menjaga protokol kesehatan (prokes). Warga dilarang berkerumun. Selain itu, kebiasaan baru diterapkan. Yaitu, wajib memakai masker.

Sebelum testing digeber, laju persebaran virus korona tidak terbendung. Covid-19 mengamuk. Catatan itu terlihat dari data pemkot selama delapan bulan. Contohnya, kasus bulanan tertinggi terjadi pada Agustus dan Juli. Saat Agustus, jumlah warga yang terkonfirmasi mencapai 3.447 orang. Laju kesembuhan juga tinggi (4.409 pasien). Pada Juli, angka kematian mencapai 317 orang.

Kasus mingguan tertinggi tercatat pada Juli dan Agustus. Ada 1.236 orang yang sembuh pada 17–23 Agustus. Warga yang terpapar Covid-19 pada 10–16 Agustus berjumlah 1.036 orang. Angka kematian pada 6–12 Juli mencapai 100 orang.

Tidak ingin jumlah kasus korona terus melonjak, pemkot segera merancang kebijakan berupa uji usap serempak. Tes kesehatan itu diadakan di seluruh puskesmas, Gelora Pancasila, serta labkesda.

Febri –sapaan akrab Febriadhitya– menuturkan, uji usap terus berjalan hingga kini. Total, 215.869 warga sudah menjalani swab test. ”Kini jumlah warga yang dirawat tinggal 75 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Swab Hunter yang dibentuk di setiap kecamatan terus bergerak melakukan razia dan menindak pelanggar prokes. Tim itu bertugas pada siang dan malam hari.

Swab Hunter di 15 kecamatan terjun. Total, 291 warga terjaring penindakan tersebut lantaran tetap membandel. Mereka tidak memakai masker.

Pelanggar prokes terbanyak terjaring di Kecamatan Gunung Anyar. Total, ada 100 orang yang ditindak. Urutan kedua ditempati Kecamatan Wonocolo dengan 67 pelanggar prokes. Tempat ketiga diduduki Kecamatan Kenjeran dengan 62 pelanggar prokes.


Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Irvan Widyanto mengungkapkan, Swab Hunter turun selama dua hari. Hari pertama di kawasan perbatasan. Berlanjut ke seluruh wilayah.

Langkah itu dilakukan untuk menjaga metropolis dari persebaran virus korona. Tidak peduli ada libur panjang atau tidak. ”Target kami, secepatnya Surabaya harus hijau,” tegas mantan Kasatpol PP tersebut. 

---

MENUJU ZONA HIJAU

  • Jumlah kelurahan dengan nol kasus Covid-19 terus bertambah. Total sudah ada 100 kelurahan di berbagai wilayah.

  • Keberhasilan pemkot tersebut dicapai lantaran usaha masif untuk menggelar uji usap.

  • Total ada 215.869 warga yang menjalani uji usap.

  • Jumlah pasien yang terkonfirmasi tinggal 75 orang.


Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=xs2xIECNB4o

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore