
Ilustrasi ODGJ di Liponsos Keputih Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya pada Minggu (6/9). Diperkirakan pasangan itu tiba di kantor KPU Surabaya pada setelah melewati beberapa prosesi sekitar pukul 16.15.
Imam Syafi'i, direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan Machfud-Mujiaman menjelaskan, proses pendaftaran akan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB. Rombongan utama yang terdiri atas ketua dan sekretaris partai pengusung dan sejumlah kader akan menunggu kehadiran paslon di posko utama, Jalan Basuki Rahmad.
”Sekitar pukul 14.45, Paslon tiba di posko. Pada proses pendaftaran, kami memastikan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga bisa mencegah terjadinya penularan Covid-19,” ujar Imam Syafi'i.
Selanjutnya, paslon dan rombongan berangkat menuju Musala Sunan Bungkul dan mendirikan salat asar. Setelah selesai, ketua dan sekretaris partai menggunakan bus yang telah di-branding (kapasitas 35 orang diisi 16 orang) dan kendaraan lain. Rombongan berangkat menuju Sutos. Di sana telah menunggu perwakilan/pengurus/fraksi/kader dari delapan partai pengusung dan koordinator relawan (wakil 31 kecamatan) ditambah 4 satgas per partai pengusung. ”Pasangan calon menyapa warga,” ujar Imam Syafi’i.
Dari sana, lanjut dia, paslon dan rombongan berangkat menuju kantor KPU Surabaya. ”Paslon akan diarak jalan kaki sepanjang 200 meter, diiringi musik Semanggi dengan iring-iringan yang tertib (jarak 2 meter), satgas berperan menjaga social distancing,” terang Imam Syafi’i.
Sekitar pukul 16.15, diperkirakan rombongan tiba di KPU melalui halaman kantor PPP dan Golkar disambut dengan hadrah & seni tradisional Surabaya-Jula Juli. ”Pasangan calon dan rombongan menuju tempat pendaftaran di KPU. Ketua dan sekretaris partai pengusung sesuai aturan wajib hadir mendampingi paslon bersama ketua tim. Yang lain menunggu di luar kantor KPU,” ujar Imam Syafi’i.
Prosesi pendaftaran berupa penyerahan berkas kepada KPU dan petugas KPU melakukan checklist berkas, selanjutnya petugas KPU menyerahkan tanda terima pendaftaran. Imam Syafi’i menambahkan, nanti ada pengantar dari ketua KPU dan paslon bisa menyampaikan sesuatu kepada warga. ”Tapi tidak wajib untuk berpidato. Setelah itu rombongan meninggalkan KPU kembali ke posko,” terang Imam Syafi’i.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=1luGErNAVHE

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
