Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Oktober 2021 | 06.26 WIB

Tahun Depan, Pemkot Surabaya Fokus Kembangkan Transportasi Pariwisata

Wisatawan lokal naik Suroboyo Bus. Alfian Rizal/JawaPos - Image

Wisatawan lokal naik Suroboyo Bus. Alfian Rizal/JawaPos

JawaPos.com–Pengunjung tempat wisata Kota Surabaya mengalami penurunan secara drastis akibat pandemi. Sebelum pandemi, yakni pada 2019 tercatat sekitar 6,5 juta pengunjung dari 20 objek wisata utama Kota Surabaya.

Setelah pandemi, angka pengunjung terus menurun menjadi sekitar 1,7 juta dan 500 ribu pada 2020 dan 2021. Saat ini, beberapa tempat wisata sudah dibuka secara bertahan dan terbatas.

Selain penegasan protokol kesehatan, aksesbilitas pariwisata menjadi solusi yang diyakini mampu meningkatkan kembali jumlah pengunjung. Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam rancangan KUA-PPAS untuk APBD 2022 yang berlangsung mulai September.

William Wirakusuma, anggota komisi A DPRD Kota Surabaya mengusulkan kemudahan transportasi untuk pariwisata di Surabaya. Menurut politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, masalah transportasi harus menjadi fokus utama tahun depan.

”Pemkot telah berusaha mengembangkan objek wisata baru seperti mangrove, bozem, wisata air, dan sebagainya. Bahkan yang teranyar kemarin berencana membuka wisata medis. Saya menyarankan rencana pengembangan tempat wisata baru ini harus dibarengi dengan perbaikan akses transportasi supaya hasilnya optimal,” tutur William, Selasa (5/10).

William mengakui bahwa hal tersebut telah disepakati pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Artinya, aksesibilitas pariwisata akan menjadi prioritas dalam mendukung pemulihan ekonomi.

”Rencana ini perlu dikonkretkan dengan program lintas urusan yaitu pariwisata dan perhubungan. Sejauh ini, saya belum melihat sinkronisasi yang jelas. Saya sudah mengusulkan di rapat, semoga diakomodir,” tutur William.

William mencatat Kebun Binatang Surabaya (KBS), kawasan religi Ampel, dan Kenjeran Park, paling banyak dikunjungi. Di tempat-tempat itu, akses transportasi umum sudah ada.

”Jika tempat-tempat wisata lain diberikan akses transportasi umum, saya yakin pengunjungnya juga akan naik,” ucap William.

Untuk wisatawan luar kota, lanjut William, bisa difasilitasi dengan memasukkan akses Suroboyo Bus ke stasiun-stasiun. ”Intinya aksesnya harus dipermudah,” terang William.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore