
Photo
JawaPos.com – Konsep rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) tiga dimensi di kawasan Tunjungan dan Gubernur Suryo hampir rampung. Panduan pembangunan di dua wilayah itu pun mulai terlihat. Salah satunya menjadikan wilayah tersebut sebagai kawasan bertemunya segala lapisan masyarakat.
Misalnya, di kawasan Gubernur Suryo. PT Enviro Konsultama sebagai konsultan penyusunan RTBL mengonsep area Gubernur Suryo menjadi kawasan civic spaces and street. ’’Kami ingin menjadikan area Gubernur Suryo sebagai wilayah bertemunya warga,’’ ucap Tim Leader PT Enviro Konsultama Darmansjah kemarin (3/12).
Konsep tersebut dirancang berdasar analisis kawasan yang dibuat tim. Mulai fungsi kawasan, kondisi bangunan, hingga nilai historis wilayah Gubernur Suryo. ’’Kami memperhatikan betul historic urban landscape (HUL, Red),’’ jelasnya.
Saat ini area Gubernur Suryo terlihat sebagai kawasan yang sibuk. Di satu sisi, lokasi itu juga sering dijadikan tempat bertemunya warga. Mulai komunitas sepeda motor hingga berbagai aktivitas seni. ’’Kami ingin menjadikan kawasan Gubernur Suryo semacam Malioboro-nya Surabaya. Enak untuk tempat pertemuan dan berkegiatan,’’ tuturnya.
RTBL yang dibuat PT Enviro Konsultama di wilayah Gubernur Suryo mencapai sekitar 20 hektare. Dengan batas Kalimas di sisi utara, Jalan Embong Wungu di selatan, timur di Yos Sudarso, dan barat di Apotek Simpang. ’’Saat ini pengerjaannya hampir selesai. Dalam waktu dekat finalisasi,’’ ucapnya. RTBL tiga dimensi tersebut dibuat hingga per persil di kawasan itu.
Artinya, dengan RTBL yang dibuat, pengembang dan pengusaha yang mengerjakan bangunan bisa melihat konsep yang sudah dirancang. Pengembang bisa melihat panduannya. ’’Tentu tidak harus sama persis. Tapi, panduannya sudah ada,’’ jelasnya. Konsep yang dibuat nanti juga disiapkan dalam bentuk animasi.
Darmansjah mengatakan, seluruh konsep yang dibuat sudah melalui berbagai pengujian. Mulai dipresentasikan ke pemkot hingga diuji berbagai ahli. ’’Kami dimintai pertanggungjawaban akademik,’’ tuturnya.
Kabid Tata Bangunan Dinas Perumahan Rakyat Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Lasidi mengatakan, RTBL kawasan Tunjungan sementara tidak jauh berbeda dengan Gubernur Suryo. ’’Memang ada perbedaan. Namun, dua wilayah itu masih dalam satu koridor yang sama,’’ katanya.
Sesuai perencanaan, wali kota menginginkan wilayah tersebut menjadi lebih hidup dan ramai. Saat ini keramaian di kawasan tersebut sebenarnya sudah muncul, tetapi masih kurang. Dengan rancangan itu, toko-toko di sekitar Tunjungan diharapkan bisa buka. Di belakang toko-toko itu juga bisa berdiri bangunan-bangunan yang mendukung keramaian Tunjungan.
---
Tentang RTBL di Kawasan Tunjungan dan Gubernur Suryo
- Pemkot menjadikan dua kawasan itu sebagai pilot project penataan dan perancangan kota.
- RTBL akan didesain hingga ke persil yang nanti bisa menjadi panduan pengembang.
- Kualitas arsitektural, estetika lingkungan, hingga bangunan akan tampak di RTBL.
Konsep Sementara Kawasan Tunjungan dan Gubernur Suryo
- Menjadikan dua kawasan itu sebagai pusat titik temu warga.
- Lebih menekankan pembangunan lingkungan yang ramah pejalan kaki.
- Sebagai kawasan yang memadukan unsur historial.
Diolah dari berbagai sumber

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
