Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 September 2019 | 03.14 WIB

Evaluasi Halte Suroboyo Bus Rute Merr

DIDOMINASI IBU-ANAK: Petugas Suroboyo Bus Adam Pradana mengecek karcis penumpang. Selama ini Suroboyo Bus masih menjadi sarana wisata warga. (Robertus Risky/Jawa Pos) - Image

DIDOMINASI IBU-ANAK: Petugas Suroboyo Bus Adam Pradana mengecek karcis penumpang. Selama ini Suroboyo Bus masih menjadi sarana wisata warga. (Robertus Risky/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kehadiran Suroboyo Bus di sepanjang Jalan Ir Soekarno masih dianggap sebagai wahana wisata. Meski begitu, dinas perhubungan (dishub) yakin pilihan transportasi masyarakat bisa berubah.

Sepertiga kursi di Suroboyo Bus menuju Gunung Anyar terisi penumpang kemarin sore (3/9). Bukan hendak bepergian, mayoritas ibu-ibu tersebut ingin menjajal moda transportasi baru yang belum genap sebulan dioperasikan itu. Antusiasme warga di jalur tersebut memang besar.

Salah satunya, Mariyati. Warga Klampis Ngasem tersebut janjian dengan tetangganya. Mereka naik dari Park and Ride Arif Rahman Hakim, berkeliling, lalu balik lagi ke lokasi pemberangkatan. ’’Ingin merasakan saja, penasaran karena bayarnya pakai sampah,” ujar ibu dua anak tersebut.

Namun, dia tidak menampik, jika nanti bepergian di kawasan MERR, dirinya ingin naik bus itu lagi. Menurut dia, fasilitas dan pelayanan bus tersebut sudah baik. ’’Mungkin bisa ditambah lagi biar menunggunya lebih cepat,” katanya.

Saat ini baru ada empat bus yang beroperasi. Waktu tunggu di tiap halte 25–30 menit. Sementara itu, halte yang tersedia sebanyak 35 titik.

Kenyataannya, di titik-titik pemberhentian bus tersebut, tidak selalu ada penumpangnya. Dishub masih mengumpulkan data untuk mengevaluasi titik-titik pemberhentian tersebut. Kepala Suroboyo Bus Riza Adhi Kurniawan mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi jalur yang dilewati armada setiap hari setelah sebulan beroperasi. Titik pemberhentian mana saja yang sepi dan ramai. ’’Sampai sekarang proses itu masih berjalan. Kami hitung terus potensi penumpangnya,” katanya.

Jalur yang berpotensi terdapat banyak penumpang, antara lain, Park and Ride Arif Rahman Hakim, Unair, ITS, dan Galaxy Mall. ’’Nah, mungkin ada juga nanti yang digeser titik pemberhentiannya. Kami akan lakukan evaluasi,” ujarnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore