
Ilustrasi transportasi umum Suroboyo Bus dan feeder Wirawiri. (Dokumentasi Jawa Pos Group)
JawaPos.com - Perilaku ugal-ugalan pengemudi transportasi umum Suroboyo Bus dan feeder Wirawiri, yang membahayakan pengendara lain hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Hal itu mendapat kritik tajam dari warga Surabaya.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, pihaknya tak membenarkan perilaku ugal-ugalan sopir dan akan melakukan evaluasi menyeluruh.
"Kami ke depan evaluasi. Yang pertama kami akan adakan pembinaan untuk pengemudi layanan transportasi umum Suroboyo Bus dan feeder Wirawiri," tutur Trio di Surabaya, Jumat (5/6).
Selain melakukan pembinaan, Trio menyebut Dishub Surabaya juga akan merealisasikan program pemasangan alat untuk menilai kepuasan penumpang di dalam kendaraan transportasi umum. Dengan sistem tersebut, penumpang memungkinkan memberikan umpan balik langsung, apakah mereka puas atau tidak puas, segera setelah menggunakan layanan transportasi tersebut.
"Jadi ketika warga Surabaya yang menaiki Wirawiri atau Suroboyo Bus turun itu ada pilihan, yaitu memencet (tombol) puas atau tidak puas. Karena ini memang merupakan perintah dari Bapak Wali Kota (Eri Cahyadi)," imbuh Trio Wahyu Bowo.
Hasil penilaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi kinerja pengemudi. Jika dalam periode tertentu tingkat kepuasan penumpang rendah, Dishub Surabaya akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila selama selama bulan hasil penilaian menunjukkan ketidakpuasan, Dishub akan memberikan sanksi tegas kepada pengemudi tersebut, yakni sanksi administratif, pembekuan izin, hingga pemberhentian operasional.
Insiden kecelakaan lalu lintas terbaru yang melibatkan Suroboyo Bus terjadi di Jalan Waringin, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (2/6).
Saat itu, bus kota dengan dominasi warna merah itu menabrak truk milik Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya. Trio menyebut dari laporan yang diterima, insiden itu diduga karena kelalaian pengemudi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
