Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Agustus 2020 | 22.29 WIB

Gerindra Siapkan Opsi Pengganti Bambang Haryo Soekartono

KANDIDAT: Baliho para bakal calon bupati Sidoarjo terpampang di wilayah Pagerwojo kemarin. Di antaranya, ada Bambang Haryo Soekartono dan Nur Ahmad Syaifuddin. (Boy Slamet/Jawa Pos) - Image

KANDIDAT: Baliho para bakal calon bupati Sidoarjo terpampang di wilayah Pagerwojo kemarin. Di antaranya, ada Bambang Haryo Soekartono dan Nur Ahmad Syaifuddin. (Boy Slamet/Jawa Pos)

JawaPos.com – Sampai saat ini Bambang Haryo Soekartono (BHS) belum memutuskan untuk memilih cawabup. Meskipun, surat rekomendasi dari DPP Gerindra sudah dikantongi.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim Abdul Malik menyebutkan, BHS diusulkan DPP Gerindra untuk menjadi cabup. Namun, dia wajib mencari calon pasangan.

”Kalau bulan ini tidak bisa mencari calon W-2, kami punya opsi yang diusulkan kepada rapat DPD maupun DPP,” kata Abdul Malik.

Menurut dia, sosok yang diusulkan itu adalah Nur Ahmad Syaifuddin atau Cak Nur yang merupakan Plt bupati Sidoarjo dan wakil ketua DPC PKB agar berdampingan dengan Mimik Idayana. Menurut dia, tak masalah Gerindra berada di kursi nomor dua. Dia realistis. Sidoarjo basis PKB dan NU. Kursi PKB 16.

”Sampai saat ini kan BHS tidak bisa menentukan W-2,” katanya.

Jika BHS tidak menggandeng orang PKB atau NU, menurut dia, sulit menang. Karena itu, lanjut Abdul Malik, BHS harus mencari cawabup minimal putra KH Agoes Ali Masyhuri alias Gus Ali. Bisa juga sosok NU dan PKB yang ketokohannya sudah diakui.

”Kami mencari yang menang, kami tidak munafik itu,” terangnya.

Nah, opsi Cak Nur-Mimik tersebut cocok karena nama Cak Nur sudah dikenal. Apalagi, saat ini dia menjabat Plt bupati Sidoarjo. ”Kalau BHS tidak bisa mencalonkan wakilnya dari NU maupun PKB, ya otomatis opsi kami Cak Nur-Mimik,” tegasnya. Koordinator Wilayah Daerah Pemilihan (Kordapil) Sidoarjo Surabaya itu minta BHS legawa. Namun, politik dinamis. Jika nanti Cak Nur tidak mendapat rekomendasi dari DPP PKB, tidak masalah jika tetap mengangkat Cak Nur-Mimik.

”Gerindra akan tetap mengusung karena dia punya jaringan, punya massa konkret,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Y1cR5XcFTZE

https://www.youtube.com/watch?v=fzrViQ9c2tI

https://www.youtube.com/watch?v=d8KykPQ6414

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore