Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juli 2020 | 00.17 WIB

Peserta dari Gresik: Syarat Rapid Test untuk UTBK Merepotkan

ATURAN BARU: Para calon mahasiswa asal Gresik antre rapid test di sebuah klinik swasta sebagai salah satu syarat untuk mengikuti UTBK di Kota Surabaya. (Ludry Prayoga/Jawa Pos) - Image

ATURAN BARU: Para calon mahasiswa asal Gresik antre rapid test di sebuah klinik swasta sebagai salah satu syarat untuk mengikuti UTBK di Kota Surabaya. (Ludry Prayoga/Jawa Pos)

JawaPos.com – Ketentuan wajib rapid test bagi para peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK) jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) di Kota Surabaya membuat calon mahasiswa kelabakan. Tidak terkecuali peserta dari Gresik. Mulai Jumat (3/7) mereka menyerbu sejumlah layanan kesehatan yang menyediakan tes tersebut.

”Baru dapat informasi tentang syarat rapid test tersebut. Akhirnya, langsung ngurus rapid test,” kata Muhammad Salman, calon mahasiswa asal Manyar, kemarin.

Pemuda 18 tahun itu mengaku akan menjalani tes UTBK SBMPTN di Fakultas Psikologi Unair pada 5 Juli. Salman mengatakan, awalnya dirinya pergi ke puskesmas dekat rumah untuk rapid test. Ternyata, puskesmas itu tidak melayani tes tersebut. Dia lantas diarahkan oleh petugas setempat untuk menjalani rapid test di RSUD Ibnu Sina, Gresik.

”Ternyata, harus membayar Rp 300 ribu. Karena ada pilihan yang lebih murah, saya ke klinik swasta Parahita. Katanya, ada diskon untuk pelajar Rp 199 ribu,” terangnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Yudhi Irawan asal Sidayu. Untuk mendapatkan layanan rapid test di klinik swasta itu, dia pun harus ekstrasabar. Sebab, antreannya panjang. ”Antre lima jam lebih. Padahal, saya sudah datang pukul 08.00,” keluh dia.

Hasil rapid test tersebut baru bisa didapatkan dua jam setelah pengambilan sampel darah. ”Untungnya, hasil nonreaktif. Kalau hasilnya reaktif, tidak boleh ikut ujian,” kata pemuda yang ingin masuk Fakultas Teknik Mesin ITS tersebut.

Suasana antrean rapid test di klinik itu pun terdengar ke telinga Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani. Dia pun berkoordinasi dengan dinas kesehatan agar puskesmas membuka layanan rapid test bagi para calon mahasiswa.

Dirut RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati SpTHT-KL mengatakan, rumah sakitnya juga menyediakan layanan rapid test mandiri. Caranya, warga tinggal menuju ke pojok Covid-19. ”Ada pelayanan pojok Covid-19, nanti tesnya lewat sana,” ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, begitu mengetahui adanya kebijakan rapid test untuk para peserta UTBK SBMPTN, pihaknya langsung memerintahkan puskesmas untuk membuka layanan itu. ”Tidak ada pemberitahuan resmi. Baru mendengar informasi bahwa ada syarat melampirkan (hasil, Red) rapid test bagi calon mahasiswa baru yang akan mengikuti UTBK di Kota Surabaya,” kata dia.

Ghozali menambahkan, puskesmas mulai hari ini akan melayani rapid test. Layanan itu dibuka sejak pukul 09.00. Untuk sementara, lanjut dia, ada tiga puskesmas yang sudah siap. Yakni, Puskesmas Sidayu, Puskesmas Sukomulyo, dan Puskesmas Driyorejo. Nah, para pemohon nanti diminta untuk membawa KTP asal Gresik dan bukti mengikuti tes masuk perguruan tinggi. ”Gratis, tidak dipungut biaya,” tandasnya

Persyaratan Rapid Test Gratis Khusus Calon Peserta UTBK di Puskesmas Sukomulyo, Manyar


  • Rapid test untuk UTBK dilaksanakan di lantai 2, ruang pertemuan, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 pada hari kerja, kecuali Jumat.

  • Jumlah peserta rapid test dalam sehari maksimal 20 orang. Bila pendaftar dalam sehari melebihi 20 orang, kelebihannya dijadwalkan di hari kerja berikutnya.

  • Rapid test bagi peserta UTBK dilaksanakan maksimal 1 minggu sebelum jadwal pelaksanaan UTBK.

  • Calon peserta menemui petugas bagian pendaftaran untuk rapid test khusus UTBK.

  • Dokumen yang harus dibawa adalah KTP Gresik (fotokopi 1 lembar) dan tanda bukti pendaftaran UTBK (fotokopi 1 lembar).


Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=CHPLRGlVBFc

https://www.youtube.com/watch?v=k9gaKSpl6mw

https://www.youtube.com/watch?v=Dqo7p9H6gIw

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore