Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 November 2020 | 03.31 WIB

Sembilan Perbatasan di Surabaya Jadi Target Operasi Tim Swab Hunter

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya Irvan Widyanto. Humas Pemkot Surabaya/Antara - Image

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya Irvan Widyanto. Humas Pemkot Surabaya/Antara

JawaPos.com–Sembilan wilayah di perbatasan Kota Surabaya, Jawa Timur, akan menjadi target operasi Tim Swab Hunter pasca liburan panjang dan cuti bersama 2020.

”Ibu Wali Kota ingin memastikan tidak ada transmisi persebaran Covid-19 di Surabaya pasca liburan. Kami menggelar operasi untuk memutus mata rantai persebaran itu,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya Irvan Widyanto seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Selasa (3/11).

Menurut dia, Tim Swab Hunter yang terdiri atas jajaran Pemkot Surabaya, TNI, dan Polri akan menggelar operasi di perbatasan Surabaya, Rabu (4/11). Operasi itu akan digelar serentak di sembilan kecamatan yang merupakan perbatasan Surabaya.

Adapun sembilan kecamatan yang menjadi lokasi operasi, yaitu di Kecamatan Gunung Anyar, yakni di kantor Kelurahan Rungkut Menanggal pada pukul 18.00­–21.00 WIB dan di Jalan Wiguna pada pukul 07.00–09.00 WIB. Kemudian di Kecamatan Pakal di kantor Kelurahan Benowo pada pukul 07.00–09.00 WIB dan Kecamatan Jambangan di kantor Kelurahan Pagesangan pada pukul 07.00–09.00 WIB.

Selanjutnya, di Kecamatan Gayungan di homestay Belakang Cito pada pukul 07.00–09.00 WIB, di Kecamatan Bulak dan Kenjeran di depan kantor BPWS pada pukul 07.00–09.00 WIB dan pukul 18.00–21.00 WIB, di Kecamatan Wonocolo di RW 6 dekat Rusun Siwalankerto pada pukul 18.00–21.00 WIB. Kecamatan Lakarsantri di kantor Kelurahan Lidah Kulon pada pukul 07.00–09.00 WIB, Kecamatan Karang Pilang di Pasar Karang Pilang pada pukul 07.00–09.00 WIB, dan  Kecamatan Benowo di lapangan RT 3, RW 1, belakang pos polisi, perempatan Romokalisari pada pukul 07.00–09.00 WIB.

”Nanti, sasaran operasi adalah warga yang berdomisili di sekitar perbatasan dan mereka nanti diundang lurah dan camat. Sasaran yang lain adalah para pengendara yang akan masuk ke Kota Surabaya,” kata Irvan.

Dia juga mengatakan, di lokasi tes akan disiapkan mobil khusus untuk evakuasi. Apabila nanti ditemukan warga atau pengendara yang positif Covid-19, langsung dibawa untuk isolasi di Asrama Haji.

”Nanti kami siapkan mobil evakuasi di setiap titik. Jika ada yang positif, langsung kami bawa ke Asrama Haji,” ujar Irvan.

Oleh karena itu, dia terus mengajak kepada semua pihak, terutama warga Kota Surabaya, untuk tetap menjaga protokol kesehatan meskipun kasus Covid-19 mulai melandai. ”Jangan kendor, ayo tetap jaga protokol kesehatan dengan biasakan yang tidak biasa,” kata Irvan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=zGnH7bHCaUc

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore