
Photo
JawaPos.com - Berbagai upaya disiapkan untuk memulihkan perekonomian Jawa Timur (Jatim). Jika selama ini perekonomian domestik mengandalkan konsumsi rumah tangga, ke depan perlu memperbesar ekspor.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, upaya pemulihan di luar sektor kesehatan harus digalakkan. Misalnya, sektor pariwisata yang memiliki dampak multiplier.
"Di KEK Singhasari di Singosari, ada produk yang bisa menembus ekonomi digital. Kami juga lakukan monitoring pemulihan ekonomi dari sisi perdagangan dan mengakselerasi investasi," ucapnya Senin (2/11).
Perekonomian Jatim ditopang konsumsi rumah tangga dengan persentase 61,02 persen terhadap PDRB. "Karena itu, kelas menengah ke atas didorong untuk berbelanja. Bukan boros, melainkan untuk menyerap produk UMKM," jelas Khofifah.
https://www.youtube.com/watch?v=3ylUgGLNOSc

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
