
Photo
JawaPos.com – Beberapa hari terakhir, cuaca di Surabaya tak menentu. Hujan deras disertai dengan petir dan angin kencang kerap secara tiba-tiba menyelimuti Kota Pahlawan. Terutama pada sore hingga malam. Cuaca buruk membuat kondisi air laut mengalami pasang surut disertai dengan gelombang tinggi.
Di pesisir Tambak Wedi, misalnya. Senin siang (2/11) kondisi air laut mulai pasang. Naiknya air laut membuat satu per satu kapal yang tengah bersandar pun mengapung. Namun, kondisi tersebut tak dipedulikan para pengunjung. Mereka nekat bermain hingga masuk ke perairan.
Sekretaris Camat Kenjeran Sukanan menilai apa yang dilakukan warga sangat membahayakan. Bermain di perairan laut bisa membuat mereka terbawa arus dan tenggelam. Apalagi pengunjung yang masih berusia anak-anak.
”Ya, bagaimanapun main di air laut membahayakan meskipun air sedang surut. Apalagi, sekarang airnya tengah naik. Lebih bahaya,” kata Sukanan.
Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, pihaknya telah menugasi satpol PP untuk berpatroli rutin di pesisir Tambak Wedi.
Biasanya patroli berlangsung pagi. Jika ada warga yang bermain di area perairan, mereka langsung ditegur, lalu disuruh naik ke darat. Untuk saat ini, waktu patroli laut diperpanjang. Tidak hanya pagi, tapi juga sore. Agar patroli berjalan lancar, pihaknya membagi waktu tugas.
”Pada pagi hari kami kerahkan puluhan personel untuk berpatroli. Dan sorenya dilakukan pengontrolan oleh salah seorang petugas. Jika kondisi dinilai mengkhawatirkan, barulah puluhan personel diterjunkan ke lokasi,” ucap dia.
Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Adi Hermanto mengatakan, beberapa hari terakhir hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda Surabaya. Biasanya hujan turun pada sore hingga malam.
Kondisi tersebut membuat air laut pasang disertai dengan gelombang cukup tinggi. Adi menyarankan nelayan tak melaut saat malam. Sebab, jika dipaksakan, kondisi itu sangatlah berbahaya.
”Waktu ideal untuk melaut itu pagi hingga siang. Dan, pada sorenya nelayan sudah kembali ke darat karena akan terjadi hujan deras,” ujarnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zGnH7bHCaUc
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
