Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 November 2019 | 02.58 WIB

Jelang Pendaftaran CPNS, Polrestabes Siapkan Dua Loket SKCK Tambahan

TINGGAL CETAK: Pemohon SKCK di Polrestabes Surabaya. (Guslan Gumilang/Jawa Pos) - Image

TINGGAL CETAK: Pemohon SKCK di Polrestabes Surabaya. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

JawaPos.com – Pendaftaran lowongan CPNS akan dibuka dalam hitungan hari. Bukan hanya masyarakat. Polisi juga melakukan persiapan untuk menyambutnya. Sebab, mereka akan menerima membeludaknya pemohon surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) Pantauan kemarin di Polrestabes Surabaya, jumlah pemohon yang datang terlihat banyak. Dalam sehari, lanjut dia, pemohon SKCK sekitar seratus orang. Mayoritas adalah pemohon baru. ”Hanya sebagian kecil yang perpanjangan,” kata Kasatintelkam Polrestabes Surabaya AKBP Wimboko.

Mereka, kata dia, dilayani tiga petugas di tiga loket yang berbeda. ”Biar antreannya tidak terlalu panjang,” jelasnya.

Wimboko menambahkan bahwa mengurus SKCK saat ini tidak sesulit dulu. Majunya era teknologi membuat polisi harus berinovasi. Di antaranya, membuat program SKCK online (lihat grafis). ”Dalam waktu 15 menit saja sudah jadi,” katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemohon, Wimboko mengaku sudah menyiapkan dua loket tambahan. Loket itu akan dibuat di ruang pelayanan perizinan. Sebab, lebar ruang SKCK terbatas. ”Daripada umpel-umpelan. Jadi, dicarikan tempat lain,” tutur polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Photo



Wimboko menerangkan beberapa hari terakhir pemohon yang bermaksud menjadikan SKCK sebagai syarat pendaftaran CPNS sudah ada. Hanya, angkanya tidak terlalu banyak. ”Masih didominasi untuk syarat mendaftar pekerjaan swasta,” ungkapnya.

Amanda Nadhila, salah seorang pemohon yang antre, mengaku pembuatan SKCK tidak serumit yang dibayangkan. Warga Rungkut Kidul, Kecamatan Rungkut, itu mengaku hanya perlu antre sekitar lima menit untuk mendapatkan berkas yang diinginkan. ”Untuk daftar CPNS,” kata perempuan 25 tahun tersebut. Dia punya keinginan menjadi tenaga pendidik.

Firda Kristandi, pemohon lain, juga mengapresiasi mudahnya membuat SKCK. Dia hanya perlu menyiapkan berkas pendukung lain yang tidak sulit didapat saat akan mencetak SKCK. Misalnya, fotokopi KTP, KK, akta kelahiran, dan pas foto. Beda dengan Amanda, perempuan kelahiran 1997 itu membuat SKCK untuk melamar pekerjaan di sebuah bank swasta.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore