Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Januari 2021 | 06.33 WIB

Ini Alasan Camat Sawahan Jadi Ikon Surabaya Lawan Covid-19

Warga berdiri di bibir pantai dengan gelombang tinggi. Dok JawaPos - Image

Warga berdiri di bibir pantai dengan gelombang tinggi. Dok JawaPos

JawaPos.com–Pemkot Surabaya terus berupaya mengurangi persebaran Covid-19. Salah satunya dengan memperkenalkan ikon lawan Covid-19 bernama New Man. Sosok tersebut diperankan Camat Sawahan, M. Yunus.

Sejak Jumat (1/1), Yunus aktif berkeliling di berbagai objek wisata di Surabaya. Tujuannya satu, untuk mengingatkan warga pentingnya protokol kesehatan.

Ketika ditemui Sabtu (2/1), Yunus memaparkan bahwa menjadi ikon lawan Covid-19n adalah ide mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. ”Ibu Risma ingin masyarakat tetap ingat prokes. Tetap merasa diperhatikan dan diingatkan pemkot. Tapi kan bosan kalau kampanye itu-itu saja. Harus ada yang begini,” tutur Yunus.


Yunus bercerita, saat itu, Risma meminta jajarannya di Pemkot Surabaya membuat ikon lawan Covid-19. Risma berharap masyarakat selalu ingat protokol kesehatan. Ide itu kemudian diterjemahkan Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya yang juga Kepala BPB Linmas Irvan Widyanto, dengan membuat ikon New Man.

”Kebetulan yang dipilih oleh Pak Irvan saya. Karena badan saya subur dan kepala saya plontos. Mungkin ini unik, sehingga saya wakafkan diri saya untuk sosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. supaya Covid-19 ini cepat selesai di Surabaya. Kalau hanya penertiban terus saya kira warga bosan ya, makanya Bu Risma bikin ini,” papar Yunus.

Karena itu, dia mengajak warga Kota Surabaya untuk terus disiplin menjaga protokol kesehatan. Apalagi, saat ini sudah ada Perwali 67 yang memberlakukan denda bagi pelanggar protokol kesehatan sebesar Rp 150 ribu.

”Pengusaha dan masyarakat sebagai individu akan didenda Rp 150 ribu jika melanggar protokol kesehatan, dan itu tidak perlu sidang. Ayo kita sama-sama disiplin,” ujar Yunus.

Sementara itu, Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya yang juga Kepala BPB Linmas Irvan Widyanto mengaku, sengaja beraksi bersama New Man ke KBS dan mal karena momennya tepat. Yakni new year dan ada New Man.

”Makanya, yang disasar saat ini adalah tempat-tempat yang banyak dikunjungi warga pada saat libur tahun baru. Rencananya kami juga akan sasar pasar-pasar tradisional dan tempat kerumunan lain,” ucap Irvan.

Mantan Kasatpol PP Surabaya itu juga memastikan bahwa selain sosialisasi protokol kesehatan, Linmas juga membagi-bagikan masker kepada para pengunjung KBS dan mal.

”Kami bagi-bagi sekitar 1.000 masker, baik masker anak-anak maupun dewasa. Kami berharap warga tidak kendor dalam menjaga protokol kesehatan. Menurut kami, vaksin terbaik adalah perubahan perilaku dengan biasakan yang tidak biasa. Dengan cara ini, semoga Covid-19 di Surabaya akan segera selesai,” kata Irvan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=HBEzn5KynEU

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore