Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 April 2020 | 03.00 WIB

BHS Gugah Kesadaran Warga Sidoarjo Bersama Cegah Penyebaran Covid-19

Bambang Haryo turun ke bawah menggugah masyarakat Sidoarjo untuk bersama mencegah penyebaran Covid-19. - Image

Bambang Haryo turun ke bawah menggugah masyarakat Sidoarjo untuk bersama mencegah penyebaran Covid-19.

JawaPos.com - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) bersama timnya terus berjuang dan menggugah kesadaran masyarakat untuk ikut terlibat dalam menanggulangi penyebaran virus Korona (Covid-19).

Kesadaran masyarakat ikut terlibat dalam memerangi penyebaran virus Korona yang terlanjur mewabah itu, akan sangat membantu berbagai program pemerintah darerah dan pemerintah pusat dalam memutus mata rantai persebaran virus Korona itu.

"Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 maka harus melibatkan kesadaran masyarakat. Upaya dan program pemerintah yang baik bakal sukses jika dibantu masyarakat di lingkungan masing-masing. Program pemerintah dalam mencegah virus Korona tak akan berjalan dengan baik tanpa melibatkan masyarakat. Apalagi wilayah Sidoarjo cukup luas," terang Bambang Haryo Soekartono.

Bambang yang akrab dipanggil BHS ini mencontohkan saat ini ada 65 titik yang meminta penyemprotan disinfektan secara massal kepada dirinya dan timnya. Hal itu menunjukkan kesadaran masyarakat akan memutus mata rantai penyebaran virus Korona cukup tinggi. Bacabup yang mendapat rekomendasi Partai Golkar ini mencontohkan warga RW 06, Perumahan Pondok Jatim, Sidoarjo. Seluruh warga sudah sadar dengan menyediakaan alat pencuci tangan dan sabun di setiap rumah, masjid, musala dan fasilitas umum lainnya.

"Itu artinya masyarakatnya sudah sadar akan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Bahkan masjid juga memberikan informasi ke publik memutus mata rantai penyebaran virus Korona. Kalau kesadaran warga Perumahan Pondok Jati ini ditiru warga atau RW lainnya akan membantu program pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19," imbuh mantan anggota DPR RI ini.

Sedangkan untuk pertolongan pertama, bagi warga yang khawatir terpapar Korona, BHS dan timnya sudah menyiapkan pamflet pengumuman berisi rumah sakit rujukan. Selain itu, juga menyiapkan dua unit ambulance yang bisa dihubungi warga pada saat-sata penting (urgent).

Photo



Bambang Haryo mengajak warga Sidoarjo mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjalankan pola hidup sehat. (Istimewa)

"Dua unit ambulance kami itu, siap mengantar warga ke rumah sakit. Upaya ini agar tidak ada warga yang diduga terpapar Covid-19 berangkat ke rumah sakit sendiri. Tapi ada ambulance kami yang sudah stand by 24 jam," tegasnya.Soal disambati warga mengenai Fasilitas Umum (Fasum) Perumahan Pondok Jatim yang sudah diserahkan developer (pengembang) ke Pemkab Sidparjo, pihaknya menilai seharusya lebih baik. Karena ada APBD yang bisa digunakan membangun Fasum sesuai permintaan warga lingkungan masing-masing.

"Fasum yang sudah diserahkan ke Pemda seharusnya lebih baik daripada saat dikelolah pengembang. Karena ada uang rakyat di APBD yang bisa digunakan membangun fasum. Kalau dipercaya saya tak mau ada kata Fasum terbengkalai. Semua harus dibangun termasuk fasum sarana olahraga," pintahnya.

Sementara itu, Ketua RW 09 Perumahan Pondok Jati, Sidoarjo Bambang mengaku mengapresiasi reaksi cepat BHS bersama timnya. Apalagi di lokasi BHS tidak hanya membagikan ratusan masker, akan tetapi juga melaksanakan penyemprotan disinfektan manual melibatkan 7 orang dan satu unit truk.

"Kami sangat salut dengan reaksi kemanusiaan BHS dan timnya. Karena penyemprotan, sosialisasi pencegahan dan pembagian masker itu aksi peduli kemanusiaan," tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore