
Dokter FK Unair mengembangkan AirbiliNest dan AirbiliSun, inovasi portabel untuk membantu penanganan dan pencegahan bayi kuning di daerah terpencil. (Foto: FK Unair).
JawaPos.com - Persoalan keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah terpencil mendorong dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengembangkan teknologi penanganan bayi hiperbilirubinemia atau penyakit kuning.
Inovasi tersebut dikembangkan dr Mahendra Tri Arif Sampurna SpA(K) PhD. Dia memperkenalkan dua perangkat untuk membantu pencegahan sekaligus penanganan bayi kuning, yakni AirbiliNest dan AirbiliSun.
dr Mahendra menjelaskan AirbiliNest merupakan perangkat fototerapi portabel berbentuk sangkar yang menggunakan material tekstil.
"Teknologi tersebut dirancang agar dapat digunakan secara lebih fleksibel dan aman, termasuk di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan," katanya, Selasa (22/9).
Sementara itu, AirbiliSun dikembangkan sebagai inovasi pendamping dengan memanfaatkan paparan sinar matahari sebagai bagian dari upaya pencegahan bayi mengalami kondisi kuning.
"Konsepnya diarahkan untuk memberikan panduan penjemuran bayi yang aman dan efektif," jelasnya.
Dia mengatakan, pengembangan kedua inovasi tersebut berangkat dari persoalan ketimpangan akses layanan kesehatan.
Bayi di wilayah perkotaan relatif lebih mudah memperoleh fasilitas fototerapi, sedangkan kondisi berbeda masih ditemukan di sejumlah daerah pelosok dan terisolasi.
Ia memperkirakan sekitar 6.800 bayi di wilayah terpencil masih menghadapi kendala dalam memperoleh akses terhadap fasilitas lampu fototerapi yang cepat, efektif, dan efisien.
Atas kondisi tersebut, teknologi fototerapi portabel dikembangkan agar lebih mudah dibawa dan digunakan di wilayah perifer.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022