Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2026 | 01.49 WIB

Keracunan MBG Di Jatim Bertambah, Setelah Sidoarjo dan Nganjuk, Kini Terjadi Lagi di Kota Santri

Sejumlah santri Ponpes Manba’ul Hikam menjalani perawatan di RS Siti Hajar Sidoarjo setelah diduga mengalami keracunan menu MBG. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com) - Image

Sejumlah santri Ponpes Manba’ul Hikam menjalani perawatan di RS Siti Hajar Sidoarjo setelah diduga mengalami keracunan menu MBG. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

 JawaPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memakan korban. Setelah terjadi di Sidoarjo dan Nganjuk, laporan keracunan MBG terjadi di Jombang.

Puluhan siswa SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengalami keracunan massal pada Kamis (3/9). Keracunan massal diduga dipicu paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka santap di hari sebelumnya.

Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono mengungkapkan pihak sekolah masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti siswa yang secara umum mengalami gangguan pencernaan atau diare. Ia memperkirakan jumlah yang keracunan mencapai puluhan orang orang.

"Belum dihitung nanti jumlahnya. Ada 50-an paling enggak," kata Suprihadiono saat dikonfirmasi Kamis (3/9). Menurut Suprihadiono gejala yang dilaporkan sejauh ini hanya berupa diare. Pihak sekolah belum menerima laporan adanya siswa yang mengalami mual atau muntah.

Siswa yang mengalami diare kemudian dibawa ke Puskesmas Kabuh untuk menjalani perawatan. Sekolah juga melakukan koordinasi dengan SPPG Mangonan yang menjadi penyedia MBG bagi sekolah tersebut.

Dokter Puskesmas Kabuh, dr Aditya Bimantara mengungkapkan, jumlah siswa SMPN 1 Kabuh yang menjalani pemeriksaan di Puskesmas tersebut mencapai 70 orang. Dari jumlah tersebut, lima siswa masih harus menjalani rawat inap. Sedangkan 65 orang lainnya diperbolehkan pulang.

Ia mengungkapkan, keluhan yang dialami para siswa antara lain diare, perut mulas dan terasa melilit, hingga nyeri pada lambung."Berdasarkan pemeriksaan sementara, kemungkinan mengarah pada keracunan," kata Aditya.

Dalam upaya menggali sumber gangguan kesehatan tersebut, petugas Puskesmas mencoba menggali informasi dari para siswa mengenai makanan yang mereka santap. Hasilnya, cukup banyak siswa yang menduga basinya salah satu menu dalam paket MBG sebagai penyebab diare."Untuk sementara, kemungkinan mengarah pada udang," ucapnya.

Salah seorang siswi kelas IX SMPN 1 Kabuh berinisial A mengaku mulai merasa perutnya tidak nyaman yang disertai mual dan pusing sesaat setelah pulang sekolah. Ia menceritakan, paket MBG yang disantapnya hari itu berisi sejumlah lauk. Di antaranya udang, tahu, dan sayur sawi putih. Ia mengaku mencium aroma yang tidak seperti biasanya ketika menyantap udang.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore