Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21.34 WIB

Polda Jatim Bakal Panggil Sejumlah Artis yang Ikut Promosikan Arisan Fiktif Milik Selebgram Bali

Konferensi pers kasus arisan bodong yang melibatkan selebgram asal Bali. (Ardini Pramitha/JawaPos.com) - Image

Konferensi pers kasus arisan bodong yang melibatkan selebgram asal Bali. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

JawaPos.com - Polda Jawa Timur berencana memanggil sejumlah artis yang terlibat dalam mempromosikan arisan fiktif milik selebgram Bali berinisial JNK. 

Dari promosi tersebut, JNK berhasil mengelabuhi 140 korban dari berbagai wilayah untuk ikut arisan yang mengakibatkan kerugian hingga Rp2,5 miliar. 

"Mengenai keterlibatan para public figure maupun selebgram, penyidik akan melakukan pemanggilan resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Apabila ada perkembangan terkait kasus hukum mereka akan segera kami sampaikan," kata Dirressiber Polda Jatim Kombes Bimo Ariyanto saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Rabu (12/8). 

Bimo menjelaskan modus yang digunakan tersangka untuk menggaet para korban adalah mengimingi-imingi keuntungan 10-20 persen dari dana yang akan disetorkan untuk arisan. 

"Dalam promosi tersebut, yang bersangkutan mencantumkan berbagai keterangan mengenai keamanan, kepercayaan, dan legalitas arisan, seperti 100 persen bersertifikasi, arisan paling aman, terpercaya dan konsisten, owner amanah, dan testimoni riil sehingga menarik minat dan membangun kepercayaan dalam member," jelasnya. 

Promosi itu ternyata menarik perhatian pengikut JNK di media sosial dan memutuskan untuk bergabung. 

"Calon member yang tertarik diarahkan untuk bergabung ke dalam grup WhatsApp sesuai dengan program yang dipilih dan diwajibkan mengisi data identitas, foto KTP, serta akun media sosial," katanya. 

Dalam menjalankan arisan tersebut, JNK memiliki kewenangan menentukan waktu dan besaran keuntungan pada program arisan.

Dia tak sendiri, tetapi dibantu tiga orang yang bertugas administrasi yang melakukan verifikasi data, promosi, menjaga grup WhatsApp, dan mengingatkan pembayaran para member.

"​Untuk menjaga kepercayaan member dan membuat seolah-olah seluruh slot arisan terisi oleh member yang nyata, terdapat nama member UO yang digunakan untuk mengisi slot kosong atau fiktif," jelasnya. 

Semula, arisan ini berjalan mulus, korban yang pertama kali melapor ternyata pernah mendapat keuntungan Rp500.000. Namun, keuntungan itu hanya modus agar korban mau menyetorkan uang yang lebih besar. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore