
Petugas saat melakukan kegiatan monitoring aktif melalui jalur udara pada Minggu (9/8). (Dok/Basarnas Surabaya)
JawaPos.com - Tepat sepekan pasca insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Utara Sumenep, Minggu (2/8), Basarnas Surabaya mengakhiri kegiatan penyisiran dan monitoring aktif.
Kabar tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, setelah pihaknya melakukan operasi SAR selama tiga hari dan dialihkan menjadi operasi kesiapsiagakan mulai hari keempat, Rabu (5/8).
"Pada Minggu (9/8), Kantor SAR Surabaya mengakhiri kegiatan monitoring aktif terhadap KMP Mutiara Sentosa II, setelah 4 hari berupaya melakukan penyisiran di perairan utara Madura," ucap Nanang.
Ia menjelaskan monitoring aktif telah dilakukan Kantor SAR Surabaya sejak status operasi SAR dialihkan Kepala Basarnas menjadi kegiatan pemantauan pada Selasa (4/8), setelah 238 korban terevakuasi.
Rincian korbannya, 233 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia. Jumlah tersebut dikatakan Kepala Basarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii sudah sesuai dengan manifes yang dilaporkan KSOP dan operator kapal.
"Adapun operasi kesiapsiagaan dimulai Rabu (5/8). Kantor SAR Surabaya mengerahkan personel dan sejumlah Alut SAR untuk memantau dan menyisir perairan utara Madura," imbuhnya.
Penyisiran dari jalur laut dilakukan menggunakan KN SAR 249 Permadi dan satu unit RIB Pos SAR Sumenep. Sementara pemantauan dari udara dilakukan dengan Helikopter BASARNAS AW139 HR1301.
Nanang menjelaskan, keputusan mengakhiri kegiatan monitoring aktif dilakukan setelah tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan bangkai KMP Mutiara Sentosa II atau korban yang mungkin belum ditemukan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
