
Paduan Suara SMP Negeri 1 Surabaya saat tampil dala. ajang 3rd Thailand International Choral Festival (Thai ICF) 2026 di Bangkok, Thailand. (Dokumentasi Dispendik Surabaya)
JawaPos.com - Prestasi gemilang kembali diraih Tim Paduan Suara SMP Negeri 1 Surabaya dengan memboyong empat penghargaan dalam ajang 3rd Thailand International Choral Festival (Thai ICF) 2026 di Bangkok, Thailand.
Empat penghargaan tersebut yakni Special Jury’s Award: Outstanding Conducting, Special Jury’s Award: Excellent Programming, First Winner of Children’s Choir Category, dan First Winner of Pop & Jazz Category.
Kompetisi internasional tersebut berlangsung di Thailand Cultural Centre, Bangkok pada 3 - 7 Agustus 2026. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga yang mempertemukan paduan suara dari berbagai negara.
Dalam kompetisi tersebut, Paduan Suara SMP Negeri 1 Surabaya membawakan lagu Suwidak Loro dan Agletta untuk kat3gori Children’s Choir, serta menampilkan lagu Reflection dan Golden pada kategori Pop & Jazz.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengapresiasi keberhasilan siswa SMP Negeri 1 Surabaya yang membawa pulang prestasi di lomba paduan suara internasional tersebut.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya mengasah bakat, tetapi juga membentuk karakter peserta didik, mulai dari disiplin, kerja sama, tanggung jawab, hingga kepercayaan diri.
“Saya ucapkan selamat kepada anak-anak One Voice Spensabaya (nama paduan suara SMP Negeri 1 Surabaya) atas prestasi yang diraih di tingkat internasional," tutur Febri di Surabaya, Jumat (7/8).
Febri menegaskan pembentukan karakter adalah bagian penting dalam pendidikan. Karena itu, sekolah didorong tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mengembangkan potensi anak-anak melalui berbagai kegiatan.
“Paduan suara seperti ini menjadi salah satu contoh bahwa anak-anak bisa belajar banyak hal di luar kemampuan bernyanyi. Mereka belajar disiplin mengikuti latihan, bertanggung jawab terhadap perannya, menghargai teman, membangun kekompakan, dan berani tampil. Nilai-nilai seperti inilah yang penting untuk terus kita kembangkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Surabaya, Eko Widayani menyebut keberhasilan bukan sekedar meraih kemenangan. Proses latihan dan perjuangan para siswa menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mereka.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
