
Dokumentasi satwa di Kebun Binatang Surabaya pada 2023. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) menyatakan selama periode dugaan korupsi (2016 - 2021) hanya satu satwa gajah yang mati karena virus herpes.
Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan yang menyeret mantan Direktur Utama PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS), CA tengah menjadi sorotan di masyarakat.
Bukan cuma kerugian negara sebesar Rp 10,2 miliar, kasus dugaan korupsi tersebut juga berdampak pada terganggunya perawatan koleksi satwa di KBS hingga menyebabkan sejumlah hewan sakit dan mati.
Tak lama setelah kasus terungkap, foto-foto hewan yang tampak kurus hingga mati beredar luas di media sosial. Unggahan tersebut memicu reaksi keras warganet yang mengkritik kesejahteraan satwa di KBS.
Direktur Operasional dan Umum Perumda KBS, Nurika Widyasanti mengatakan selama periode eks Dirut menjabat, yakni 2016 - 2021, ada satu satwa yang mati, yakni gajah bernama Dumbo pada 2021 karena virus herpes.
"Selama periode tersebut, ada satu satwa yang meninggal, gajah Dumbo karena memang terserang penyakit. Sudah kita upayakan untuk dilakukan pengobatan, tetapi tetap tidak terselamatkan,” ujarnya, Minggu (26/7).
"Adapun terjadinya satwa mati itu pastinya sesuatu hal kematian yang normal, bukan menjadi suatu kematian yang dikarenakan kelalaian (pihak manajemen KBS seperti yang ditudingkan) dan lain sebagainya," imbuh Nurika.
Terkait foto-foto yang beredar di media sosial, Nurika menjelaskan bahwa itu merupakan dokumentasi lama, yakni gajah Dumbo yang mati pada 2021, harimau Sumatera Melani tampak kurus dan kritis pada 2013.
Kemudian orang utan Bety yang mati akibat gangguan paru-paru pada 2013, serta beruang grizzly Beno yang mengidap tumor kulit pada 2010. Nurika memastikan satwa di KBS saat ini dalam kondisi sehat dan terawat.
"Gambar itu merupakan gambar lama, di era 2000-an itu. Jadi gambar (lama tersebut) di-upload kembali dan bukan satwa atau koleksi satwa kami (Kebun Binatang Surabaya) saat ini," pungkas Nurika.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022