Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 03.56 WIB

KBS Sebut Selama Periode Dugaan Korupsi, Hanya Satu Gajah yang Mati karena Herpes

Dokumentasi satwa di Kebun Binatang Surabaya pada 2023. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Dokumentasi satwa di Kebun Binatang Surabaya pada 2023. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) menyatakan selama periode dugaan korupsi (2016 - 2021) hanya satu satwa gajah yang mati karena virus herpes.

Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan yang menyeret mantan Direktur Utama PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS), CA tengah menjadi sorotan di masyarakat. 

Bukan cuma kerugian negara sebesar Rp 10,2 miliar, kasus dugaan korupsi tersebut juga berdampak pada terganggunya perawatan koleksi satwa di KBS hingga menyebabkan sejumlah hewan sakit dan mati.

Tak lama setelah kasus terungkap, foto-foto hewan yang tampak kurus hingga mati beredar luas di media sosial. Unggahan tersebut memicu reaksi keras warganet yang mengkritik kesejahteraan satwa di KBS.

Direktur Operasional dan Umum Perumda KBS, Nurika Widyasanti mengatakan selama periode eks Dirut menjabat, yakni 2016 - 2021, ada satu satwa yang mati, yakni gajah bernama Dumbo pada 2021 karena virus herpes.

"Selama periode tersebut, ada satu satwa yang meninggal, gajah Dumbo karena memang terserang penyakit. Sudah kita upayakan untuk dilakukan pengobatan, tetapi tetap tidak terselamatkan,” ujarnya, Minggu (26/7).

"Adapun terjadinya satwa mati itu pastinya sesuatu hal kematian yang normal, bukan menjadi suatu kematian yang dikarenakan kelalaian (pihak manajemen KBS seperti yang ditudingkan) dan lain sebagainya," imbuh Nurika.

Terkait foto-foto yang beredar di media sosial, Nurika menjelaskan bahwa itu merupakan dokumentasi lama, yakni gajah Dumbo yang mati pada 2021, harimau Sumatera Melani tampak kurus dan kritis pada 2013. 

Kemudian orang utan Bety yang mati akibat gangguan paru-paru pada 2013, serta beruang grizzly Beno yang mengidap tumor kulit pada 2010. Nurika memastikan satwa di KBS saat ini dalam kondisi sehat dan terawat.

"Gambar itu merupakan gambar lama, di era 2000-an itu. Jadi gambar (lama tersebut) di-upload kembali dan bukan satwa atau koleksi satwa kami (Kebun Binatang Surabaya) saat ini," pungkas Nurika.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore