Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 19.01 WIB

Demi Antar Anak di Hari Pertama MPLS, Ayah di Surabaya Rela Tinggalkan Pekerjaan Sejenak

Puluhan ayah mengantar anaknya di hari pertama MPLS SD Negeri Kaliasin 1, Senin (13/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Puluhan ayah mengantar anaknya di hari pertama MPLS SD Negeri Kaliasin 1, Senin (13/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Gerakan ayah mengantar anak ke sekolah (GAMAS) pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Kaliasin 1 Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/7), mulai diterapkan.

Dari pantauan JawaPos.com, puluhan ayah mengantarkan buah hati mereka ke SD Negeri Kaliasin 1. Sejumlah ayah terlihat mengenakan pakaian kerja, mulai dari kemeja hingga kaus berkerah, sementara lainnya tampil santai.

Selama MPLS, para ayah berdiri berjejer di tepi lapangan sekolah, menyaksikan jalannya apel pembukaan MPLS, sambil sesekali mengabadikan momen anak mereka menggunakan telepon genggam.

Salah seorang ayah, Prihantoro mengaku antusias mengantarkan putra keduanya pada hari pertama MPLS. Ia bahkan datang lebih awal sejak pukul 06.00 WIB dari kediamannya di kawasan Genteng Sidomukti.

Baginya, mengantar anak ke sekolah bukan hal baru. Anak pertamanya juga pernah bersekolah di SD Negeri Kaliasin 1. Meski begitu, Pria berusia 42 tahun tersebut mengapresiasi program GAMAS.

"Ya bagus ya programnya, mendekatkan ayah dengan anak. Biasanya kan ibunya yang mengantar, terus kemarin dapat surat edaran dari sekolah kalau yang antar anak pas MPLS itu ayahnya," tutur Prihantoro.

Meski harus meninggalkan pekerjaan sejenak, ia mengaku tidak kesulitan meluangkan waktu untuk mendampingi anaknya. Ia memastikan aktivitasnya tidak mengganggu kewajibannya sebagai orang tua.

Hal senada disampaikan ayah lain, Fathoni, 33 tahun. Warga Genteng tersebut sengaja meminta izin datang terlambat untuk mengantarkan putri sewayangnya ke hari pertama MPLS SD Negeri Kaliasin 1 Surabaya.

"Iya mbak, ini saya minta izin ke atasan saya buat masuk jam 9 pagi, biasanya masuk jam 7. Alhamdulillah atasan saya support, jadi saya bersyukur bisa mengantar putri saya MPLS," ucap Fathoni.

"Memang program ayah mengantar anak ke sekolah ini sangat penting sebagai bentuk dukungan, dan penting juga bagi ayahnya untuk mengenali kondisi lingkungan sekolah anak," pungkasnya. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore