
Papan bertuliskan Biosolar dalam pengiriman terpajang di sebuah SPBU. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) meminta masyarakat untuk tidak panik buying dalam membeli BBM jenis Biosolar. Pasalnya, alokasi Biosolar untuk Jatim tahun ini meningkat menjadi 2,7 juta kiloliter.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyusul antrean panjang kendaraan truk yang sempat terjadi di beberapa daerah, seperti Surabaya, Pasuruan, hingga Mojokerto.
"Kuota Biosolar di Jatim ditambah dari 2025 sebesar 2,4 juta kiloliter menjadi 2,7 juta kiloliter. Menurut Pertamina dan BPH Migas, angka ini seharusnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan di Jawa Timur," ujarnya, Selasa (30/6).
Menurut Emil, antrean panjang bisolar bukan dipicu habisnya stok di depo. Kondisi tersebht terjadi karena lonjakan pembelian secara bersamaan, sehingga distribusi menuju SPBU tidak mampu mengimbangi permintaan.
"Saat ini ada peningkatan pembelian di luar pola yang sewajarnya. Biosolar itu dari depo sampai ke SPBU ada proses distribusinya. Jadi kalau di SPBU habis, bukan berarti stok di depo juga habis," imbuhnya.
Mantan Bupati Trenggalek itu menyebut tantangan utama saat ini berada pada keterbatasan armada mobil tangki. Ketika permintaan meningkat, proses pengiriman membutuhkan kendaraan distribusi tambahan.
Untuk mempercepat penyaluran, Pertamina telah menambah dua armada mobil tangki. Armada tersebut diprioritaskan melayani distribusi menuju kawasan strategis, terutama akses Pelabuhan Tanjung Perak dan gerbang tol.
"Kalau pembelian lebih cepat dari biasanya, tentu membutuhkan armada tambahan. Saat ini prioritas distribusi ke tempat-tempat vital seperti akses pelabuhan agar distribusi sembako dan bahan pokok tidak terganggu," beber Emil.
Pemprov Jatim akan terus mengevaluasi perkembangan distribusi dalam beberapa hari ke depan. Jika tak kunjung membaik, pemerintah bersama Pertamina dan BPH Migas akan mempertimbangkan penambahan kuota Biosolar bersubsidi.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
