
Peternak mengumpulkan telur dari ayam ras petelur di Peternakan Bumdes Karya Mandiri, Kalisuren, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menambah menu telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tambahan menu itu untukmeningkatkan penyerapan produksi telur dan membantu menstabilkan harga di tingkat peternak.
Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Indyah Aryani mengatakan, anjloknya harga telur terjadi akibat melimpahnya produksi yang tidak diimbangi penyerapan pasar. Sebagai provinsi dengan populasi ayam petelur terbesar di Indonesia, Jawa Timur selama ini mengalami surplus produksi telur.
"Harga telur saat ini memang sedang turun karena produksi melimpah, sementara penyerapannya belum optimal," kata Indyah di Surabaya, Jumat (29/5).
Menurut dia, kondisi tersebut dipicu meningkatnya kapasitas produksi peternak yang sebelumnya mengantisipasi kebutuhan hari raya dan program MBG. Namun realisasi penyerapan pasar tidak sesuai dengan perkiraan sehingga stok telur menumpuk dan harga jatuh di bawah harga pokok produksi.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemprov Jatim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, dan pemerintah kabupaten/kota memperkuat penyerapan telur melalui program MBG dengan mewajibkan SPPG menambah porsi telur dalam menu makanan.
Selain itu, pemerintah juga mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi protein hewani, khususnya telur, guna membantu menyerap produksi peternak lokal.
Peternak mengumpulkan telur dari ayam ras petelur di Peternakan Bumdes Karya Mandiri, Kalisuren, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Indyah menambahkan, peternak saat ini juga menghadapi tingginya biaya produksi akibat kenaikan harga jagung sebagai bahan baku utama pakan ternak yang menyumbang sekitar 50–60 persen biaya produksi.
Untuk meringankan beban peternak, pemerintah menyiapkan program subsidi jagung melalui Bulog dan Bapanas. Melalui skema tersebut, peternak diharapkan dapat memperoleh jagung dengan harga sekitar Rp 5.000 per kilogram melalui koperasi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
