
Potret Sapi Peranakan Ongole milik Presiden RI Prabowo Subianto di Masjid Al-Akbar, Surabaya, Rabu (27/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Tubuhnya besar dengan punuk menjulang di punggung. Sapi Peranakan Ongole (PO) milik Presiden RI, Prabowo Subianto mencuri perhatian jemaah di Masjid Al Akbar Surabaya, selepas Salat Iduladha, Rabu (27/5).
Di kandang berwarna hijau, sapi putih berbobot 1,1 ton asal Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan itu tak henti dikerumuni warga. Tak sedikit mengabadikan momen sambil berdecak kagum melihat ukuran tubuhnya yang jumbo.
Di balik postur tubuhnya yang kekar dan punuk menonjol, sapi Peranakan Ongole ternyata bukan sapi biasa. Ia merupakan salah satu sapi lokal unggulan yang telah lama dikembangkan di Indonesia.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Indyah Aryani mengatakan, sapi PO milik Presiden RI Prabowo Subianto yang tiba di Surabaya telah diperiksa dan dipastikan sehat serta layak untuk kurban.
"Yang jelas sudah diperiksa sama dokter hewan berwenang dan pejabat otoritas veteriner, sudah kami periksa semuanya. Insyallah (sapi Peranakan Ongole milik Presiden) sehat dan layak untuk kurban," ujarnya, Rabu (27/5).
Indyah menjelaskan sapi Peranakan Ongole (PO) tak hanya dikenal sebagai sumber protein. Sapi ini memiliki sejarah panjang dan banyak dimanfaatkan untuk menarik cikar maupun alat transportasi tradisional lainnya.
"Sapi Peranakan Ongole (PO) adalah tipe dual purpose. Artinya sapi PO ini juga bisa sebagai tipe pekerja zaman dahulu, untuk cikar dan sebagainya. Itu kalau dulu, sekarang sudah ada traktor," imbuh Indyah.
Sapi Peranakan Ongole sejatinya berasal dari India. Namun, sejak ratusan tahun lalu sapi tersebut telah didomestikasi dan dikembangkan di Indonesia hingga kini dikenal sebagai salah satu sapi lokal unggulan.
"Awalnya dulu (sapi Peranakan Ongole) dari India. Sudah tahun 1800-1700-an, tetapi sudah terdomestikasi di Indonesia, itu namanya Peranakan Ongle dan itu berkembang menjadi sapi lokal kita," terangnya.
Tak hanya itu, sapi PO juga dikenal memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap cuaca panas maupun penyakit. Kemampuan adaptasi tersebut membuat sapi ini dinilai lebih tangguh dibanding sejumlah jenis sapi impor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022