
Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan ART gadungan yang mencuri emas batangan dan dolar di rumah dua majikannya. (Dokumentasi Satreskrim Polrestabes Surabaya)
JawaPos.com - Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial ER, 40 tahun, warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember diamankan Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, usai nekat mencuri emas dan uang dolar majikannya.
"Tersangka ER ditangkap di tempat tinggalnya di Banyu Urip, Sawahan, Surabaya pada Jumat, 22 Mei 2026," ujar Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto kepada awak media, Minggu (24/5).
Kasus ini bermula dari korban, Diah Lesti, 32 tahun, warga Jalan Legundi, Genteng, Surabaya, tengah mencari IRT dan memasang lowongan pekerjaan di platform media sosial Facebook. Lowongan tersebut ditemukan oleh pelaku.
ER lalu menghubungi korban dan mengatakan bersedia bekerja mulai Senin, 20 April 2026. Pada hari tersebut, pelaku datang ke rumah korban pada pukul 07.00 WIB dan melakukan bersih-bersih rumah.
Kepada korban, pelaku mengaku bernama Nur warga Pasar Kembang. Usai bekerja selama kurang lebih tiga jam, sekitar pukul 10.00 WIB korban pamit pulang menjemput anaknya dan tidak kembali lagi.
Korban yang menaruh curiga dengan gerak-gerik IRT barunya pun langsung mengecek barang-barang berharga miliknya. Benar saja, 10 gram emas batangan dan uang dolar raib dibawa kabur pelaku.
Kecurigaan semakin kuat setelah korban mengecek aplikasi Get Contact dan menemukan nomor HP pelaku telah diberi label “penipu” oleh banyak pengguna. Atas insiden ini, kerugian korban ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Raditya Herlambang mengatakan selain menggasak perhiasan dan dolar di rumah Diah Lesti, pelaku juga mencuri di rumah korban T warga Jalan Kedinding Lor, Kenjeran.
"Tersangka mengakui (perbuatannya yang) telah melakukan pencurian emas dengan cara bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Tersangka mencuri emas dan uang di kamar korban," tuturnya.
Polisi mengungkap kerugian total yang dialami korban Diah Lesti senilai Rp 30 juta. Sementara korban T sekitar Rp 26 juta. Aksi pencurian dilakukan pelaku ER pada Senin, 20 April 2026 dan Kamis, 30 April 2026.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
