
ILUSTRASI: Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat pada perdagangan Senin (22/6), setelah ditutup menguat tipis sebesar 0,1 persen ke level 6,177 pada perdagangan Jumat (18/6).
Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3 dari wave (C). Adapun penguatan IHSG akan berada di area 6,328 hingga 6,545.
Meski begitu, MNC Sekuritas juga mencermati adanya potensi koreksi terhadap IHSG pada area 6,127 hingga 6,161. Adapun level support berada di 5.784 dan 5,594, sedangkan level resistance berada di 6,286 dan 6,459.
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Sell on Strength, Buy on Weakness, dan Trading Buy untuk beberapa saham pilihan. Adapun rekomendasi untuk Buy on Weakness berada pada saham PT Bukit Uluwatu Vila Tbk (BUVA),PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dan PT Surya Eka Perkasa Tbk (ESSA).
MNC sekuritas memperkirakan BUVA menguat pada level 2,35 persen ke level 870 disertai adanya peningkatan volume pembelian. BUVA diperkirakan saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (A).
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 710-820 dengan target harga 1,115 dan 1,215, serta stoploss di bawah 685.
Kemudian untuk EMAS, diperkirakan akan menguat 3,17 persen ke level 7,325 disertai dengan munculnya volume beli yang kecil, pergerakannya masih mampu berada di atas MA20. Adapun, posisi EMAS saat ini sedang berada pada bagian awal wave [C] dari wave (B).
Baca Juga:Sukses di Dalam dan Luar Lapangan, Marc Klok Jadi Contoh Personal Branding Pesepak Bola Indonesia
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 7,125-7,300 dengan target harga 7,975 hingga 8,475, serta stoploss di bawah 7,000.
MNC Sekuritas memperkirakan ESSA akan terkoreksi sebesar 1,54 persen ke level 640, idominasi oleh tekanan jual, meskipun volume cenderung turun, namun pergerakannya berada di bawah MA20. Saat ini, posisi ESSA diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave (B) dari wave [Y].
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 605-630 dengan target harga 710 dan 765, serta stoploss di bawah 585.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
