
Ilustrasi kamera pengawas (CCTV). Pemkot Surabaya menargetkan 179 titik di TPS dan pedestrian Surabaya terpantau CCTV. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana memasang kamera pengawas atau CCTV di 179 titik prioritas, mencakup Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan pedestrian.
Dari target yang ditentukan, sebanyak 146 titik lokasi sudah dilengkapi CCTV yang telah berfungsi. Sementara 33 titik lainnya dalam waktu dekat akan dipasang CCTV oleh Pemkot Surabaya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan penambahan CCTV ini adalah upaya untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Yang 33 (titik) ini masih proses, karena kita juga mencari jaringan fiber optik dan juga listriknya. Jadi ada TPS-TPS yang memang jaringan infrastruktur pendukungnya itu masih minim,” tutur Eddy di Surabaya, Senin (20/4).
Baca Juga:Jelang Kedatangan Kloter Pertama, Asrama Haji Surabaya Matangkan Simulasi Pemberangkatan Jamaah
Pemkot Surabaya saat ini tengah berkoordinasi dengan penyedia provider dan jaringan untuk menyediakan infrastruktur di TPS yang belum terpasang CCTV. Utamanya TPS yang berada di sekitar Jalan Utama di Surabaya.
"Termasuk listrik, itu yang tidak ada jaringan listriknya itu kita ambil dari jaringan PJU (penerangan jalan umum) dan mungkin jaringan-jaringan fasilitas umum yang ada di lokasi. Tentunya, ini perlu koordinasi,” imbuhnya.
Sedangkan area pedestrian, Pemkot Surabaya telah memasang sejumlah CCTV dan kini menjalin kerja sama dengan pemilik usaha seperti kantor, toko, dan mal guna mengakses kamera yang mengarah ke luar bangunan.
"Saat ini sedang kerjasama dengan perkantoran dan mal untuk bisa mengakses CCTV-nya yang di luar, sehingga pemkot tidak perlu pengadaan CCTV, kita cuma minta bantuan akses CCTV itu yang mengarah ke jalan,” ucap Eddy.
Baca Juga:Pendaftaran Beasiswa Tangguh Surabaya 2026 Dibuka hingga 24 April, Ini Syarat dan Benefitnya
Melalui sistem ini, Pemkot Surabaya bisa memantau ketertiban dan keamanan masyarakat secara langsung, termasuk kondisi lalu lintas, aktivitas parkir, serta berbagai ruang publik secara lebih efektif dan cepat.
“Khususnya yang ada di jalan utama dahulu ya, mulai dari Jalan Panglima Sudirman sampai dengan Jalan Ahmad Yani, ini sedang kita kumpulkan kemarin ada 70 pengusaha atau perkantoran dan toko yang ada di situ," bebernya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
