Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 April 2026 | 21.27 WIB

H-1 Kedatangan Kloter Pertama, Petugas Katering Asrama Haji Surabaya Jalani Rectal Swab

Ilustrasi petugas katering di Asrama Haji Embarkasi Surabaya menjalani rectal swab, Senin (20/4). (Dokumentasi BBKK Surabaya) - Image

Ilustrasi petugas katering di Asrama Haji Embarkasi Surabaya menjalani rectal swab, Senin (20/4). (Dokumentasi BBKK Surabaya)

JawaPos.com - Sehari sebelum kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama calon jemaah haji asal Probolinggo, berbagai persiapan telah dilakukan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Senin (20/4).

Salah satu persiapan dilakukan Badan Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, dengan menggelar rectal swab kepada sejumlah petugas katering guna mencegah penularan penyakit.

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan, menyebut pemeriksaan kesehatan bagi petugas katering menjadi prosedur wajib. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan pangan bagi calon jamaah haji.

"Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan para penjamah (petugas katering) makanan benar-benar dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit menular," tutur Rosidi di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (20/4).

Selain rectal swab, petugas katering di Asrama Haji Embarkasi Surabaya juga menjalani pemeriksaan fisik, meliputi pengecekan tekanan darah serta pengambilan sampel darah untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

Setiap petugas diperiksa satu per satu oleh tim kesehatan. Mereka menjalani pengecekan tensi dan ditanya oleh petugas tentang kondisi tubuh terkini. Proses pemeriksaan kesehatan berjalan dengan tertib.

Lebih lanjut, Rosidi mengatakan sebelum bertugas melayani calon jemaah haji, para petugas katering juga mendapat pembekalan mengenai perilaku menangani makanan yang disajikan.

Pelatihan tidak hanya menyasar petugas katering, tetapi juga mencakup pemeriksaan perlengkapan makan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan tetap bersih dan laik digunakan.

"Dia (petugas katering) menjaga dirinya supaya (makanan) tetap higienis. Jadi kebersihan diri itu penting, menjaga rambutnya, kuku seperti apa, kemudian etika batuk saat mengolah makanan, dan bersikap menyajikan makanan," pungkasnya. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore