
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan menyoroti akses parkir digital yang akan diterapkan dalam waktu dekat agar mengedepankan inklusifitas. (Dokumentasi DPD PDIP Jatim)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah bersiap untuk menerapkan sistem parkir digital, sebagai solusi atas persoalan transparansi dan kenyamanan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Ada tiga sistem pembayaran yang disiapkan Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan dalam penerapan parkir digital ini, yakni bayar QRIS, kartu elektronik atau e-money, atau bayar dengan voucher parkir Dishub Surabaya.
Inovasi ini mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan. Secara khusus ia meminta parkir digital harus menjamin kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga:Klasemen Liga Inggris: Arsenal Masih di Puncak, Manchester City Tipiskan Jarak Jadi 3 Poin
Sektor parkir menurutnya adalah layanan publik yang wajib mengedepankan prinsip inklusifitas, sehingga sistem pembayaran yang beragam. Pemerintah juga harus menyadari bahwa tidak semua warganya melek Teknologi.
“Semua warga harus bisa mengakses layanan ini. Termasuk yang belum punya QRIS atau mobile banking. Voucher parkir ini jadi jembatan,” tutur Eri Irawan di Surabaya, Senin (20/4).
Menurutnya, skema voucher disiapkan sebagai pelengkap sistem non-tunai yang sudah berjalan, sekaligus memperluas akses layanan dan menekan kebocoran retribusi parkir yang masih terjadi di lapangan.
“Selama ini ada keluhan karcis tidak diberikan atau memakai karcis lama. Dengan voucher parkir Dishub Surabaya, transaksi dilakukan di awal secara resmi, sehingga lebih tertib dan tercatat,” sambungnya.
Meski demikian, Eri mengakui masih ada potensi kendala adaptasi di lapangan, baik dari juru parkir maupun masyarakat, dalam penerapan sistem baru. Namun hal itu dinilai wajar dalam proses transformasi layanan.
“Ini soal pembiasaan. Yang penting sosialisasi (dari Pemkot Surabaya dilakukan secara) masif, supaya juru parkir dan pengguna (masyarakat) sama-sama paham,” tegas politikus PDI Perjuangan tersebut.
Sebagai informasi, Dishub Surabaya saat ini sedang menyiapkan aspek teknis, termasuk distribusi voucher ke berbagai titik penjualan. Pengadaan awal voucher dialokasikan melalui skema BLUD Parkir sekitar Rp 200 juta.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
