Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 April 2026 | 04.33 WIB

Ledakan Hebat di Pabrik Baja Waru Sidoarjo Bikin Geger, Polisi Turunkan Jibom

Unit Jibom Den Gegana Polda Jatim dan 20 petugas gabungan diterjunkan untuk menangani insiden ledakan di area pabrik baja PT Great Wall, Sidoarjo, Senin (6/4). (Dokumentasi Radar Sidoarjo) - Image

Unit Jibom Den Gegana Polda Jatim dan 20 petugas gabungan diterjunkan untuk menangani insiden ledakan di area pabrik baja PT Great Wall, Sidoarjo, Senin (6/4). (Dokumentasi Radar Sidoarjo)

JawaPos.com - Polisi menerjunkan tim penjinak bom (Jibom) untuk menangani insiden ledakan di area pabrik baja, PT Great Wall Steel di Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo pada Senin sore (6/4).

Insiden ini sempat menggegerkan warga setempat katena suaranya yang mirip bom. Dentuman bahkan terdengar hingga wilayah Surabaya, disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono mengatakan sekitar 10 personel Unit Jibom (Penjinak Bom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur, diterjunkan ke lokasi kejadian.

"Satu Unit Jibom Den Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur, yang terdiri dari kurang lebih 10 personel telah diterjunkan ke lokasi kejadian (TKP)," ucap AKP Novi dalam keterangannya, Senin (6/4).

Mereka diterjunkan untuk melakukan sterilisasi lokasi kejadian pasca ledakan dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan di sekitar area pabrik baja PT Great Wall Steel.

Selain tim Jibom, polisi juga menurunkan sekitar 20 personel gabungan dari Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Garis polisi berwarna kuning pun telah dipasang di TKP.

"Kami juga menerjunkan 20 personil gabungan dari Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru di lokasi kejadian untuk mengamankan dan melakukan olah TKP, serta memeriksa saksi dan korban," imbuhnya.

Kronologi singkat
Insiden ini bermula saat dua pekerja PT Great Wall Steel sedang memotong besi tua menggunakan las blander pada sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka adalah Prayono, 27 tahun, dan M Zainal Abidin, 40 tahun.

Saat proses memotong besi tua tersebut, tiba-tiba material tersebut meledak. Serpihan besi mengenai korban Rio, 17 tahun, kernet las blander yang tak jauh dari lokasi. Ia dilaporkan meninggal dunia.

Sementara korban Prayono dan M Zainal Abidin mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Pondok Tjandra, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore