Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Maret 2026, 16.22 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Menggeliat! Ketapang–Gilimanuk Dipadati Kendaraan, Logistik Melonjak Tajam

MP Portlink VII disiagakan mengantisipasi kepadatan pelabuhan Ketapang. (Dok. ASDP Ketapang) - Image

MP Portlink VII disiagakan mengantisipasi kepadatan pelabuhan Ketapang. (Dok. ASDP Ketapang)

JawaPos.com — Arus balik Lebaran 2026 di lintas Ketapang–Gilimanuk mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Setelah puncak arus mudik terlewati, pergerakan penumpang dan kendaraan kini berbalik arah dengan intensitas yang terus meningkat.

Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk kembali sibuk sejak akhir pekan lalu. Lonjakan mulai terasa seiring masyarakat yang bersiap kembali ke kota asal usai merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada Minggu (22/3/2026) mencatat jumlah perjalanan kapal mencapai 156 trip.

Total penumpang dari Bali menuju Jawa mencapai 23.929 orang atau naik 9,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini menunjukkan arus balik mulai terbentuk secara bertahap. Pergerakan masyarakat tidak lagi terpusat dalam satu waktu, melainkan tersebar dalam beberapa hari.

Dominasi kendaraan pribadi menjadi ciri khas arus balik tahun ini. Masyarakat tampak lebih memilih fleksibilitas perjalanan dibandingkan menggunakan transportasi umum.

Kendaraan roda dua tercatat mencapai 3.995 unit atau naik 12,5 persen. Sementara kendaraan roda empat meningkat lebih tinggi hingga 2.948 unit atau naik 17,6 persen.

Lonjakan paling mencolok justru datang dari sektor logistik. Jumlah truk yang menyeberang mencapai 298 unit atau naik hingga 29 persen.

Hal ini menandakan aktivitas distribusi barang kembali menggeliat setelah sempat melambat saat Lebaran. Rantai pasok mulai bergerak normal untuk memenuhi kebutuhan pasca hari raya.

Di sisi lain, tren berbeda terlihat pada angkutan umum. Jumlah bus justru turun menjadi 136 unit atau berkurang 17,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Penurunan ini memperkuat indikasi perubahan pola perjalanan masyarakat. Banyak pemudik kini beralih menggunakan kendaraan pribadi untuk perjalanan yang lebih fleksibel.

Secara total, kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 7.377 unit. Angka tersebut meningkat 14,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jika dilihat secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H Lebaran, mobilitas masyarakat tergolong tinggi. Total penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 541.215 orang atau naik 5,1 persen.

Jumlah kendaraan juga mengalami peningkatan menjadi 172.689 unit atau naik 6 persen. Data ini menegaskan tingginya aktivitas perjalanan selama periode Lebaran tahun ini.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore