
Aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang terus menunjukkan perkembangan. (Istimewa)
JawaPos.com–Aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang terus menunjukkan perkembangan. Sejak akhir pekan, sejumlah langkah percepatan operasional yang dilakukan secara terpadu mulai memberikan dampak positif, terlihat dari antrean kendaraan yang perlahan terurai dan arus kendaraan yang kembali bergerak menuju pelabuhan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Kementerian Perhubungan, Kepolisian, serta berbagai pihak terkait terus memperkuat koordinasi di lapangan untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mempercepat pergerakan kendaraan yang akan menyeberang.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale mengatakan, optimalisasi operasional armada kapal menjadi fokus utama dalam upaya mengurai antrean. Sejak akhir pekan, pihaknya melakukan berbagai langkah percepatan, mulai dari penambahan operasi kapal hingga penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB).
”Upaya ini mulai memberikan dampak positif, di mana antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk mulai berangsur terurai dan arus kendaraan terus bergerak,” ujar Windy Andale.
Berdasar laporan operasional ASDP Cabang Ketapang dari Posko Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (15/3) pukul 19.00 wita, tercatat sebanyak 33 kapal beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Armada tersebut terdiri atas 19 kapal tipe Moveable Bridge (MB), 11 kapal Landing Craft Machine (LCM), serta tambahan 3 unit LCM yang diperbantukan untuk mempercepat layanan penyeberangan.
Seiring antrean yang mulai berkurang, pola operasional Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) masih diterapkan di Dermaga LCM untuk tiga kapal. Dengan skema ini, kapal yang tiba langsung melakukan proses bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa memuat kendaraan di dermaga tersebut, sehingga siklus perjalanan kapal dapat berlangsung lebih cepat.
Sementara itu, kondisi antrean kendaraan di lapangan pada pukul 17.00 wita masih terpantau memanjang hingga kawasan Desa Tuwed, tepatnya di sekitar Kantor Perbekel, dengan jarak kurang lebih 20 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. Antrean tersebut didominasi oleh kendaraan logistik serta mobil pribadi.
Di sisi lain, rekayasa lalu lintas juga terus diperkuat untuk mendukung kelancaran arus menuju pelabuhan. Kementerian Perhubungan bersama Kepolisian melakukan pengaturan kendaraan menuju kantong parkir dan buffer zone yang telah disiapkan.
Selain itu, diterapkan pula penghentian sementara perjalanan truk bersumbu tiga menuju Pelabuhan Gilimanuk guna mengurangi kepadatan di sekitar kawasan pelabuhan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
