
Kampung Pancasila RW 10 Ngagel Dadi terus menunjukkan kepedulian sosial kepada warga sekitar selama Ramadhan. (Istimewa)
JawaPos.com–Kampung Pancasila RW 10 Ngagel Dadi, Kecamatan Wonokromo, terus menunjukkan kepedulian sosial kepada warga sekitar selama Ramadhan. Selain berbagi takjil, warga juga menyalurkan bantuan permakanan bagi lansia tunggal serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda kampung.
Tradisi gotong royong tersebut bahkan berjalan tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga pada hari-hari biasa. Ketua RW 10 Ngagel Dadi Agnes Warsiati menjelaskan, kegiatan berbagi takjil dilakukan secara bergilir oleh sembilan rukun tetangga (RT).
Setiap RT mendapat jadwal hingga tiga kali selama Ramadhan sebelum dilanjutkan pengurus RW menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui cara tersebut, seluruh warga dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial kampung.
”Sembilan RT bergilir sampai tiga kali,” ujar Agnes Warsiati.
Selain berbagi takjil, warga juga mengadakan kegiatan sosial lain berupa pengumpulan pakaian layak pakai. Kegiatan yang digelar pada pekan lalu itu dilakukan dengan mengumpulkan pakaian dari warga untuk kemudian dijual kembali secara murah. Hasil penjualan tersebut digunakan untuk menyediakan paket sembako murah bagi masyarakat.
”Hasilnya dibuat jualan sembako murah,” kata Agnes Warsiati.
Menurut Agnes, kepedulian sosial juga diwujudkan melalui program bantuan permakanan bagi warga lanjut usia yang hidup sendiri. Saat ini terdapat 17 lansia tunggal di wilayah RW 10 yang rutin mendapatkan bantuan makanan setiap hari, termasuk selama Ramadhan. Sebagian besar penerima bantuan tersebut berasal dari keluarga kurang mampu.
”Setiap hari kami kirim permakanan untuk 17 lansia tunggal,” jelas Agnes Warsiati.
Camat Wonokromo Rerry Setianingtiyaswati mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang dijalankan warga Kampung Pancasila RW 10 Ngagel Dadi. Kegiatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di lingkungan masyarakat.
”Program seperti ini dinilai dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Surabaya. Ini bentuk kepedulian warga yang patut dicontoh,” terang Rerry Setianingtiyaswati.
Selain kegiatan sosial, warga juga mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling). Selama Ramadhan, kegiatan ronda dilakukan secara khusus pada malam akhir pekan dengan dilanjutkan makan sahur bersama warga. Sementara pada hari biasa, petugas keamanan tetap berkeliling kampung untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman.
”Siskamling ini penting untuk menjaga keamanan kampung,” ungkap Rerry Setianingtiyaswati.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
