
Ilustrasi perjalanan kereta api. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)
JawaPos.com - Gempa dengan Magnitudo 6,4 SR yang mengguncang perairan Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2) pukul 01.06 WIB, mengakibatkan 4 perjalanan Kereta Api (KA) di Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan.
Hal ini dikonfirmasi Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas keterlambatan sejumlah perjalanan KA pasca gempa Pacitan.
"Sesaat setelah gempa dirasakan, KAI Daop 8 Surabaya segera berkoordinasi dengan seluruh unit terkait dan menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) pada perjalanan kereta api yang melintas," ucapnya, Jumat (6/2).
Sebagai informasi, gempa tektonik berkekuatan Magnitudo M 6,4 mengguncang Pacitan pada Jumat (6/2) sekitar pukul 01.06 WIB. Pusat gempa bumi ini berada di laut pada kedalaman 10 kilometer.
Tepatnya pada koordinat 8.99 LS dan 111.18 BT atau 90 kilometer tenggara Pacitan, 127 kilometer tenggara Gunungkidul. Getaran terasa hingga Yogyakarta, Trenggalek, Wonogiri, Sleman, Malang, bahkan Surabaya.
"Akibat penghentian sementara tersebut, tercatat empat perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, yang meliputi KA Matarmaja, KA Ijen Ekspres (dua perjalanan), serta KA Limas dan Cargo," imbuh Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya menyadari keterlambatan perjalanan menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Namun, penghentian sementara operasional kereta ini dilakukan demi menjamin keselamatan seluruh penumpang.
Langkah tersebut diambil untuk memberikan waktu bagi petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian pasca gempa, meliputi jalur rel, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya.
“Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama KAI. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat keterlambatan perjalanan pascagempa bumi di Pacitan semalam," tuturnya.
Berdasarkan laporan bertahap dari petugas di lapangan, saat ini seluruh sarana prasarana dinyatakan aman dan layak operasi, sehingga perjalanan kereta api kembali dijalankan secara normal pasca gempa Pacitan.
"KAI mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses pengamanan berlangsung. KAI Daop 8 Surabaya kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tukas Mahendro.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
