
Petugas Karantina Satpel Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mengamankan truk mengangkut 6 ekor kuda pacu saat turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Wangi. (ANTARA/Karantina Jatim)
JawaPos.com-Karantina Jawa Timur menggagalkan pengiriman enam ekor kuda pacu tanpa dilengkapi dokumen lengkap asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur.
Kepala Karantina Jawa Timur Sokhib mengatakan pengungkapan pengiriman enam ekor kuda pacu ilegal dari Lombok Tengah dan rencana dikirim ke Sumedang, Jawa Barat, ini berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan oleh petugas karantina bersama instansi terkait.
"Petugas kami melakukan pemeriksaan kendaraan truk colt diesel yang dicurigai membawa hewan tanpa dokumen karantina dan dari hasil pemeriksaan ditemukan enam ekor kuda pacu yang ditutup rapat menggunakan terpal untuk mengelabui petugas saat kendaraan turun dari KM Mutiara Sentosa III," katanya dalam keterangannya diterima di Banyuwangi, Senin.
Sokhib menyampaikan pengungkapan pengiriman kuda pacu ilegal atau tidak dilengkapi sertifikat kesehatan hewan dan dokumen karantina pada Minggu (25/1) malam, itu berpotensi menjadi media pembawa penyakit hewan karantina yang dapat membahayakan kesehatan hewan dan manusia.
Ia menegaskan bahwa praktik penyelundupan hewan merupakan pelanggaran hukum serius yang dapat mengancam keamanan hayati dan kelestarian sumber daya alam Indonesia.
"Setiap orang yang menyelundupkan hewan, ikan, tumbuhan dan lainnya di Indonesia melanggar Pasal 35 ayat (1) huruf a juncto Pasal 88 Undang Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar," ucap Sokhib.
Ia mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar mematuhi ketentuan karantina demi mencegah masuk dan tersebarnya penyakit berbahaya.
"Mari bersama-sama mencegah penyelundupan dan melindungi keamanan hayati serta keutuhan NKRI," tutur Sokhib. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
