
KM Egon putar arah demi menyelamatkan 18 ABK Kapal Layar Motor Puji Manunggal Sejati yang tenggelam di Perairan Masalembu, Selasa petang (20/1). (Humas PELNI)
JawaPos.com - Di tengah cuaca ekstrem dan ganasnya ombak, KM Egon berjibaku menyelamatkan 18 kru Kapal Layar Motor Puji Manunggal Sejati, yang tenggelam di Perairan Masalembu, Rabu (21/1).
Kapal ikan berkapasitas 88 GT asal Pati, Jawa Tengah itu dilaporkan tenggelam usai mengalami kebocoran lambung akibat hantaman gelombang tinggi. Beruntung, seluruh kru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Nakhoda KM Egon, Capt. Suryadi bercerita pihaknya menerima panggilan darurat dari Radio Pantai Masalembu tentang insiden yang menimpa KLM Puji Manunggal Sejati pada Selasa petang pukul 15.00 LT (local time).
Saat itu, KM Egon tengah berlayar dari Pelabuhan Batulicin, Kalimantan Selatan, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Usai menerima panggilan darurat, Capt. Suryadi memutuskan untuk deviasi.
Deviasi adalah mengubah haluan dari rute awal, biasanya karena alasan darurat. Pada pukul 15.30 LT, KM Egon bergerak sekitar 4 mil mendekati titik kejadian, yakni tempat KLM Puji Manunggal Sejati berada.
"Alhamdulillah, seluruh kru kapal berhasil diselamatkan pada pukul 17.32 LT. Keselamatan jiwa manusia di laut adalah prioritas utama kami. Setelah proses evakuasi, KM Egon kembali melanjutkan pelayaran menuju Surabaya," ucap Capt Suryadi, Kamis (22/1).
Sebagai informasi, KM Egon adalah kapal 2 in q milik PT PELNI (Persero), dengan kapasitas 544 pax. Kapal ini melayani rute Waingapu - Lembar - Surabaya - Batulicin - Pare-Pare - Bontang - Pare-Pare (PP).
Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah menyampaikan bahwa KM Egon yang dijadwalkan sandar pada Rabu (21/1) pukul 06.00 LT, diizinkan langsung bersandar saat tiba di pelabuhan.
“Mengingat kondisi kru yang dievakuasi memerlukan perawatan lebih lanjut dari rumah sakit, kami berkoordinasi dengan pihak pelabuhan dan KSOP untuk mengizinkan KM Egon langsung bersandar setibanya di Pelabuhan Tanjung Perak," ucap Roni.
Aksi penyelamatan ini menegaskan kembali bahwa keselamatan jiwa manusia menjadi prioritas utama PT PELNI. Mereka berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan dalam operasional pelayarannya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
