
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmi menaikkan UMP 2026 menjadi Rp 2.446.880. (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Sebanyak 2.600 tenaga pendidik di Jawa Timur mengikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional, Selasa (20/1). Acara ini digelar secara hybrid di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan acara tersebut merupakan wujud komitmen Pemprov Jatim untuk menciptakan SDM tenaga pendidik berkualitas dan 'melek' digital. Dia menegaskan bahwa program ini akan memperkuat kemampuan digital para pendidik di daerah tersebut.
"Jatim siap jadi lumbung digital nasional. Karena itu, pengelolaan talenta harus dimulai sejak pendidikan, secara terencana, berbasis data, serta terhubung dengan kebutuhan industri dan arah pembangunan nasional," ucapnya.
Menurut Khofifah, besarnya jumlah penduduk, beragamnya satuan pendidikan, serta dukungan industri dan ekonomi kreatif yang berkembang membuat Jawa Timur memiliki kapasitas kuat melahirkan talenta digital unggul. Hal ini menjadi potensi besar untuk kemajuan daerah.
"Percepatan transformasi digital menuntut perubahan paradigma dalam pembangunan. Pendidikan dan SDM tidak lagi dapat diposisikan sebagai pendukung, tetapi sebagai instrumen utama transformasi bangsa," imbuhnya.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bahwa kekuatan bangsa ditentukan oleh kualitas SDM yang menguasai iptek sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Fokus pada penguatan karakter sangat penting bagi kemajuan bangsa.
Khofifah menilai Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional adalah langkah strategis negara. Program ini tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga membangun ekosistem berkelanjutan dari pendidikan hingga dunia kerja.
“Program ini juga menjadi jawaban atas tantangan disrupsi teknologi, kecerdasan artifisial (AI), serta ekonomi berbasis pengetahuan yang semakin berkembang dan kompetitif," terang Khofifah.
Program ini diharapkan mampu membekali pelajar Jawa Timur dengan keterampilan digital, kemampuan adaptasi, serta kecakapan berpikir kritis dan pemecahan masalah agar siap menghadapi tuntutan dunia kerja. Kesiapan ini sangat penting di era digital saat ini.
"Dunia kerja saat ini dan masa mendatang membutuhkan SDM yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan, terutama penguasaan digitalisasi," tuturnya.
Bagi Khofifah, keberhasilan Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional sangat ditentukan oleh tumbuhnya komunitas belajar yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Semangat kolaborasi menjadi kunci keberhasilan.
"Pendidikan tidak cukup hanya berjalan, tetapi harus berdampak. Melalui sosialisasi ini, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan pengelolaan talenta digital sebagai gerakan bersama," seru Khofifah.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional ini pertama kali diadakan di Indonesia. Ini menjadi langkah awal yang penting.
"Dengan pengelolaan talenta digital yang terarah sejak pendidikan, peluang dan kesempatan kerja bagi peserta didik Jatim akan semakin terbuka sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri," tukas Aries. (*)

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
